Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

HEBAT! Karya Puisi Gadis Blora Ini Berhasil Menembus Penerbitan di Kolkata India pada Even World Bookfair 2024

Eko Santoso • Kamis, 13 Maret 2025 | 23:55 WIB

 

Welda Sanavero. (DOK. PRI)
Welda Sanavero. (DOK. PRI)

RADARPATI.ID - DIKENAL sebagai penulis prosa dan cerpen, kini Welda Sanavero terbitkan buku puisi. Karyanya itu berjudul The Sounds of Silence.

Perempuan asal Blora itu melakukan pre-launching bukunya itu di Bandung, Selasa lalu (11/3/2025).

Untuk pertama kalinya, buku tersebut didiskusikan secara kritis dan kreatif di Indonesia oleh Kurator Bandung Berpuisi, Bob Anwar dan Komuji Indonesia.

Diketahui, buku tersebut merupakan kumpulan puisi modern dengan bahasa Inggris yang dibukukan dan telah rilis di World Book Fair 2024 lalu oleh Paper Town Publishing, Kolkata, India.

Sedangkan di Indonesia baru rilis pertama kali dalam bentuk E-Book.

Welda Sanavero atau yang kerap dikenal W. Sanavero mengatakan, The Sounds of Silence merupakan debut karyanya pada genre Puisi.

Sebab, selama ini ia konsisten menulis dengan genre prosa dan cerpen.

Selama 10 tahun ini ia berkutat pada genre prosa dan cerpen.

"Saya sangat beruntung atas kesempatan ini, dan bangga pada ruang-ruang kritik sastra seperti Komuji Indonesia, tanpa itu, karya sastra hanya akan jadi cerita dan berhenti,” ungkapnya.

Ia juga menjelaskan, Tajuk Silence atau keheningan dapat diterima oleh teman-teman pembaca dari berbagai latar belakang.

Sebab, dalam buku tersebut menjelaskan tentang kesenjangan sosial, politik, dan tubuh perempuan.

Tajuk keheningan ini menjadi concern baginya di tengah transisi pemerintahan yang mengacak aduk cara berpikir kita semua. Polarisasi terjadi di sana dan sini.

"Tawaran untuk mengheningkan diri bukan bentuk keterasingan, namun sebagai collecting energies untuk kembali menguatkan sikap dari dalam diri secara hakikat sebagai manusia," jelasnya.

Ia bersyukur, karyanya tersebut hadir tepat di tengah-tengah ketidakpastian kebijakan pemerintah yang membawa dilema banyak orang.

”Antusiasme teman-teman skena musik, sastra, para ASN juga turut hadir dan juga kawan komunitas teater menjadi daya lain dalam perjalanan saya memahami karya ini juga,” terangnya. (tos/zen)

 

 

Editor : Abdul Rochim
#World Book Fair #kolkata #india #puisi #blora