Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Hobi Menulis Sejak Kecil, Ini Dia Sosok Tasya Aida Syafira, Siswa yang Berprestasi dan Aktif Ikuti Lomba hingga Wakili Sekolah

Vachri Rinaldy Lutfipambudi • Rabu, 19 Februari 2025 | 05:22 WIB


RADARPATI.ID - Merangkai cerita sudah menjadi hobi bagi Tasya Aida Syafira.

Dari hobi itu, dia pun dipilih oleh sekolah untuk mewakili lomba, membuktikan bahwa kegemarannya dalam menulis membawa manfaat positif bagi dirinya.

Tasya, sekarang bersekolah di SMPN 3 Satu Atap Sarang. Sekolah tersebut bisa dibilang berada di daerah pinggiran.

Terletak di Desa Tawangrejo, Kecamatan Sarang yang berbatasan dengan Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Meskipun bersekolah di daerah yang cukup jauh dari pusat kota, semangatnya untuk terus belajar dan berprestasi tidak pernah surut.

Tasya sendiri merupakan murid yang memiliki semangat berprestasi.

Dia selalu mendapatkan peringkat di kelasnya, yang menunjukkan bahwa ia memiliki tekad kuat dalam belajar.

Pada kelas VII, ia berhasil meraih peringkat I. Saat ini, di kelas VIII, ia juga tetap berada di ranking tiga besar, membuktikan konsistensinya dalam mempertahankan prestasi akademik.

Baru-baru ini, dia juga mewakili sekolah mengikuti lomba IPA tingkat kabupaten.

"Lomba IPA. Tanggal 15 Februari di Rembang," katanya.

Ini menjadi salah satu bukti bahwa dirinya tidak hanya unggul dalam bidang bahasa dan sastra, tetapi juga memiliki minat serta kemampuan di bidang sains.

Ia pun sudah mempersiapkan diri untuk lomba ini dengan belajar materi, latihan soal, hingga mencari materi tambahan lewat Youtube.

"Nyari materi-materi di Youtube, ngerjain soal-soal dikasih guru, sama baca-baca materinya," imbuhnya.

Semua persiapan tersebut ia lakukan dengan penuh dedikasi agar bisa memberikan hasil terbaik bagi sekolahnya.

Tasya mengaku senang mengikuti perlombaan. Meskipun sempat minder saat melihat postur tubuh peserta lain yang cenderung lebih tinggi dan besar.

Meski begitu, kondisi tersebut tak menciutkan nyalinya, sebab ada kebanggaan tersendiri saat membawa nama baik sekolah.

"Perasaannya senang, waktu mau tampil ada kaya tersinggung, karena temannya fisiknya besar-besar, tinggi. Yang bikin percaya diri, saya dipikirkan saya, saya berani, saya pasti bisa untuk sekolah saya," imbuhnya.

Dukungan dari guru dan teman-temannya juga semakin memperkuat semangatnya dalam bertanding.

Selain lomba IPA, ia juga pernah mengikuti lomba Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) saat kelas VII dan kelas VIII. Di sana ia menampilkan dongeng dan geguritan.

"Pernah ikut lomba Festival Tunas Bahasa Ibu. Kelas VII dan kelas VIII. Kelas VII mendongeng, kelas VIII geguritan," katanya.

Kemampuannya dalam membawakan dongeng dan puisi ini semakin menegaskan bahwa ia memiliki bakat dalam bidang bahasa dan sastra.

Tasya mengaku memang menyukai dongeng sejak SD, ketika ia diminta membuat tulisan tentang aktivitas saat liburan sekolah.

Tidak hanya sekadar mengerjakan tugas, dia juga menulis cerita-cerita ketika di rumah.

"Bikin dongengnya waktu di sekolah. Di rumah, juga bikin-bikin sendiri. Kayaknya tiga dongeng, kaya tentang kucing kesayanganku, awal mulanya ikut olimpiade, soal kehidupan," ujarnya.

Dari kebiasaannya menulis, ia semakin mengasah kreativitas dan kemampuannya dalam bercerita, yang mungkin kelak bisa menjadi modal baginya untuk berkarya lebih luas lagi. (vah/amr)

Editor : Syaiful Amri
#Cerita #Merangkai kata #Hobi Menulis #prestasi #tawangrejo #hobi #dongeng #belajar #lomba