Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

SOSOK Mas Wabup Pati Terpilih Risma Ardhi Chandra yang juga Pengusaha Sukses Bisnis Perikanan

Andre Faidhil Falah • Minggu, 15 Desember 2024 | 00:49 WIB

 

SANG WABUP: Risma Ardhi Chandra bersama anak-anaknya. (ANDRE FAIDHIL FALAH/RADAR KUDUS)   
SANG WABUP: Risma Ardhi Chandra bersama anak-anaknya. (ANDRE FAIDHIL FALAH/RADAR KUDUS)  

RADARPATI.ID - Risma Ardhi Chandra kini sukses menjadi pengusaha sector di Pati.

Pria yang terpilih menjadi wakil bupati Pati itu, awalnya hanya ngopi di sebuah angkringan Juwana. Lalu muncul ide bikin perusahaan.

ANDRE FAIDHIL FALAH, Pati, Radar Kudus

Baca Juga: Mobil Calya Oleng Tabrak Truk di Jalur Pati-Juwana, Tiga Orang Luka-Luka, Begini KRONOOGINYA

CHANDRA, sapaan akrabnya, kesehariannya disibukkan dengan berjumpa orang-orang penting. Aantara lain untuk mengurusi perkembangan perusahaannya.

”Saya ke Semarang ada janjian. Di Semarang full agendanya,” katanya melalui sambungan pesan WhatsApp (WA) beberapa waktu lalu.

Tak hanya di Jawa Tengah, ia juga meluaskan bisnisnya di ibu kota. Itu untuk bertemu beberapa kliennya.

Sembari mengurusi bisnisnya, ia juga disibukkan dengan mengampanyekan dirinya. Calon wakil bupati (wabup) Pati nomor urut 1 itu akhirnya sukses dengan perolehan suara 53,54 persen.

Lulusan Universitas Katolik Soegijapranata (Unika) Semarang itu tak tiba-tiba sukses. Ia melalui beberapa proses hingga akhirnya sukses menjadi pengusaha muda dan calon wabup Bumi Mina Tani.

”Pada 2001 setelah lulus di Unika Semarang kerja di PLN. Kerja rekanan di PLN di bidang IT,” kata pria kelahiran Mei 1976 itu.

Selama empat tahunan Mas Wabup itu bekerja di sana. Hingga akhirnya memiliki bisnisnya sendiri. Itulah awalnya.

”Sampai 2005 akhirnya saya punya perusahaan IT di Pati. Payment gateway (sistem transaksi online),” ucap warga Puri Pati itu.

Ia pun mengembangkan bisnisnya. Beberapa tahun itu usahanya berkembang hingga ibu kota.

”Cuman perusahaan ini tidak hanya punya kantor di Pati. Melainkan di Semarang dan di Jakarta,” imbuhnya.

Hingga akhirnya, sudah memiliki banyak tempat transaksional. Jumlahnya mencapai ribuan. ”Alhamdulilah, IT punya 32 ribu tempat transaksional,” singkatnya.

Tak berhenti di situ. Chandra pun mulai mengembangkan sayap bisnisnya. Tak hanya di sektor itu saja. Pada 2007 lalu, bisnisnya mulai merambah sektor perikanan.

”Pada 2007 bersama teman-teman di Juwana. Waktu itu namanya CV Dua Putra. Kemudian akhirnya pada 2015 berkembang menjadi PT resmi,” ucapnya. 

Hasil dari perusahan Tbk di Pati-Juwana itu akhirnya menjadi pabrik perikanan modern di Indonesia. Bahkan, waktu itu Presiden Jokowi mengapresiasinya.

”Pak Jokowi pengen meresmikan sendiri. Karena mengapresiasi anak-anak muda punya bisnis perikanan dan menjadikan perikanan ini menjadi industri modern,” tukasnya.

Ide bikin perusahaan perikanan itu muncul ketika Chandra bersama lima temannya di Juwana. Waktu itu, hanya ngumpul sekadar ngopi.

”Itu dulu teman-teman ngumpul lima orang. Ya bicara bisnis. Akhirnya join jadi satu perusahaan. Waktu itu namanya PT Dua Putra Utama Makmur Tbk,” kata dia mengenang memulai bisnis perikanan.

Bagi dia, waktu itu industri perikanan di Juwana sedang bagu-bagusnya. Akhirnya ia memoles peluang itu dengan berbisnis.

”Ngumpul sambil ngopi di Juwana. Kita nda punya uang ya ngopinya di angkringan di warung tidak di cafe,” lanjutnya sambil tertawa ringan.

Saat ini, dirinya bersama teman-temannya disibukkan membuat bisnis di Jakarta. Tapi tidak di sector perikanan.

”Dengan orang lain di Jakarta. Ada industri batu bara. Cuman sistemnya join partner. Ada beberapa industri lah yang kita bangun,” ucapnya. (*/him)

 

 

 

Editor : Abdul Rochim
#Risma Ardhi Chandra #juwana #pati #semarang #jakarta #perikanan