Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Ini Kisah Amar dan Bintang Sang Finalis Olimpiade yang Harus Berangkat Sekolah Subuh-Subuh Tempuh Jarak 100 Km

Vachri Rinaldy • Sabtu, 23 November 2024 | 19:38 WIB

 

BERPRESTASI: Amar Mudzakir dan Maulana Bintang Arya, finalis Olimpiade Jaringan Mikro TIK Tingkat Nasional. (PEMKAB REMBANG UNTUK RADAR KUDUS)
BERPRESTASI: Amar Mudzakir dan Maulana Bintang Arya, finalis Olimpiade Jaringan Mikro TIK Tingkat Nasional. (PEMKAB REMBANG UNTUK RADAR KUDUS)

 

RadarPati.ID - Dua siswa SMKN 1 Rembang mengambil peran dalam lomba tingkat nasional.

Mereka baru saja mengikuti final Olimpiade Jaringan Mikro TIK tingkat nasional.

VACHRI RINALDY L, Rembang

Baca Juga: Cowok Minderan Minggir Dulu! Si Paling Eksis Vicky asal Pati yang Full Skill tapi Tetap Rendah Hati

AMAR Mudzakir dan Maulana Bintang Arya memiliki semangat yang kuat dalam menimba ilmu.

Hingga mendapat kesempatan bersaing ketat dengan ratusan siswa se-Indonesia yang memgikuti lomba Olimpiade TIK yang dilaksanakan beberapa waktu lalu.

Olimpiade Jaringan Mikro TIK (OJM) merupakan lomba nasional yang dirancang untuk siswa SMK dari program Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) dan Sistem Informatika, Jaringan, dan Aplikasi (SIJA).

Kompetisi ini, menguji pengetahuan dan keterampilan siswa dalam bidang jaringan.

OJM 2024 merupakan edisi ketujuh dan menyediakan hadiah berupa uang pembinaan serta perangkat jaringan dengan total nilai lebih dari Rp 160 juta.

Amar Mudzakir dan Maulana Bintang Arya Mahardika, berhasil menembus babak final olimpiade tingkat nasional tersebut.

Mereka berhadapan dengan peserta dari 14 sekolah unggulan se-Indonesia beberapa waktu lalu.

Amar dan Bintang yang berasal dari program studi TKJ SMKN 1 Rembang.

Amar merupakan siswa dari Kecamatan Sarang.

Setiap sekolah ia harus menempuh perjalanan pergi-pulang yang jaraknya jika sekitar 100 kilometer menggunakan bus umum.

Agar tidak terlambat, ia berangkat sejak subuh.

”Sehabis Salat Subuh saya berangkat sekolah, biar tidak terlambat. Untuk persiapan olimpiade ini, ada porsi waktu tambahan untuk belajar setiap hari," kata Amar.

Sementara Bintang Arya, merupakan siswa asal Kecamatan Lasem.

Ia juga berangkat sekolah menggunakan transportasi umum.

Ketekunan dan komitmen mereka menjadi kunci keberhasilan dalam mencapai tahap ini.

SMKN 1 Rembang sendiri menjadi perwakilan Jawa Tengah di ajang bergengsi tersebut, bersama SMK IT Ihsanul Fikri Magelang.

Kemampuan mereka diuji melawan siswa-siswa terbaik dari 336 sekolah yang memiliki jurusan TKJ dan SIJA di seluruh Indonesia.

Anisa Rahmanti, pembina dua siswa itu, sudah mempersiapkan maksimal.

Di antaranya simulasi tes praktik maupun teori yang dilaksanakan setiap hari.

”Kami sudah mempersiapkan mereka semaksimal mungkin. Simulasi tes praktik dan teori kami lakukan hampir setiap hari. Saya juga mendorong mereka belajar mandiri dan memahami konsep seperti konfigurasi DHCP, firewall, dan queue," ungkapnya.

Selain kemampuan teknis, Anisa juga menekankan pentingnya kesiapan mental.

Gunanya, Amar dan Bintang dapat menikmati proses lomba, tanpa terlalu terbebani hasil akhir.

”Stamina dan fokus juga harus dijaga. Mereka harus tetap konsisten pada setiap tahap.

Tujuan utamanya pengalaman dan pengembangan diri. Tapi kami optimistis bisa membawa pulang prestasi," katanya.

Untuk bisa menuju babak final, peserta harus melalui tiga tahapan.

Mulai tes tertulis online yang diikuti dengan pembuatan video tutorial terkait konsep jaringan hingga wawancara.

Setelah itu, ditentukan 15 tim terbaik untuk bertanding di babak final.

Pada babak final, menggunakan sistem gugur dan terdiri dari lima tahap.

Lomba meliputi tes tertulis dan praktik. Dengan fokus pada konfigurasi jaringan dasar, DHCP, firewall, dan queue.

Standar penilaian mengikuti sertifikasi Mikro TIK MTCNA (Mikro TIK Certified Network Associate) dan MTCTCE (Mikro TIK Certified Traffic Control Engineer).

Selain bersaing dalam kompetisi, peserta juga berkesempatan mengikuti ujian sertifikasi Mikro TIK yang difasilitasi oleh penyelenggara. (*/lin)

Editor : Abdul Rochim
#olimpiade #tik #rembang #nasional