Anggota TNI yang tergabung dalam Kodim 0722 tak pernah absen memberikan kontribusi dalam pembangunan daerah.
Salah satunya lewat kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang digelar empat kali dalam setahun.
OLEH: SEKARWATI, Kudus, RadaPati.ID
Satu, dua, tiga ...
TERDENGAR teriakan komando Pgs Danramil/09 Kaliwungu Letnan Satu Cke Musyafak memberikan aba-aba anggota TNI dan warga mengangkat kerangka besi yang akan jadi pondasi jembatan.
Mereka berbondong-bondong memindahkan besi ke dekat ujung Sungai Jember.
Itulah gambaran TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Desa Kaliwungu, Kecamatan Kaliwungu, Kudus.
Anggota TNI dan masyarakat saling sengkuyung mengerjakan proyek pembangunan jembatan dan akses jalan.
Pagi itu terdapat 25 orang sibuk mengerjakan pembangunan jembatan. Mereka terdiri dari 13 anggota TNI dan 12 warga setempat.
Saat bekerja mereka saling berbaur dan kompak satu sama lain.
“Saat program TMMD, anggota TNI dan masyarakat saling sengkuyung mengerjakan pembangunan,” Pgs Danramil/09 Kaliwungu Letnan Satu Cke Musyafak.
Jembatan dibangun untuk menghubungkan RW 7 dan RW 8 di Desa Kaliwungu.
Sebelumnya kondisi jembatan sempit untuk dilewati. Sehingga tidak memungkinkan untuk dilalui mobil.
Padahal, jembatan tersebut merupakan jalan alternatif warga menuju Kecamatan Nalumsari, Jepara.
Apabila masyarakat ke lokasi tersebut, mereka harus menempuh perjalanan dua kilometer.
Mengetahui situasi tersebut, pembangunan jembatan akan diperlebar tiga meter dengan panjang 12 meter dan tinggi tiga meter.
Selain itu, juga melakukan betonisasi jalan sepanjang 230 meter dan lebar 2,4 meter. Estimasi pengerjaan selama sebulan dan diprediksi selesai pada 20 Agustus mendatang.
“Saat ini proses pembangunan jembatan masih 25 persen. Rencananya akan kami betonisasi,” imbuhnya.
Terpisah, Dandim 0722 Kudus Letkol Inf Andreas Yudhi Wibowo mengatakan, program TMMD di Desa Kaliwungu tidak hanya diberikan dalam bentuk fisik, melainkan juga dengan kegiatan non fisik lainnya.
Diantaranya, penyuluhan bela negara, penyuluhan radikalisme dan terorisme, sosialisasi stunting, penyuluhan bahaya narkoba, penyuluhan KB, penyuluhan pengembangan UMKM, penyuluhan pemberdayaan masyarakat, penyuluhan pertanian, penyuluhan tanggap bencana, dan penyuluhan Kamtibmas.
“Terdapat sepuluh kegiatan non fisik yang kami berikan pada masyarakat. Semoga bisa bermanfaat dan akses jalan bisa digunakan dengan nyaman,” paparnya.
Kepala Desa Kaliwungu Syafii Noor mengaku senang dan bersyukur atas bantuan yang diberikan melalui program TMMD.
Menurutnya masyarakat sangat antusias menyambut program tersebut.
“Karena ini lah yang ditunggu masyarakat. Akhirnya dengan pengajuan dan kolaborasi dari TNI kami bisa melakukan pembangunan jembatan,” paparnya. (*/him)
Editor : Abdul Rochim