RADARPATI.JAWAPOS.COM - Pemerintah disebut tengah menyiapkan perubahan mekanisme penyaluran bantuan sosial (bansos) untuk 2027 melalui sistem digital bernama Portal Perlinsos. Platform ini diklaim akan mengintegrasikan proses pendaftaran dan pendataan calon penerima Program Keluarga Harapan (PKH) serta Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT).
Dalam informasi yang beredar, sistem tersebut direncanakan diluncurkan secara nasional pada 10 November 2026 oleh Presiden Prabowo Subianto. Implementasinya disebut mulai berjalan pada kuartal I 2027.
Meski demikian, informasi mengenai penghapusan seluruh bantuan berbentuk barang, kewajiban pendaftaran mandiri, serta jadwal peluncuran Portal Perlinsos perlu dipastikan kembali melalui kanal resmi pemerintah. Masyarakat sebaiknya tidak menganggap klaim tersebut sebagai kebijakan yang telah berlaku sebelum ada pengumuman resmi.
Tujuan Perubahan Skema Penyaluran Bansos
Peralihan menuju sistem bantuan tunai dalam informasi tersebut disebut bertujuan meningkatkan ketepatan sasaran sekaligus mengurangi potensi penyimpangan, termasuk pungutan liar dan kendala distribusi.
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan, dikaitkan dengan penjelasan mengenai rencana perubahan mekanisme tersebut. Namun, pernyataan dan keputusan resmi yang mendasarinya perlu diperiksa melalui sumber pemerintah yang dapat dipertanggungjawabkan.
Sumber artikel juga menyebutkan sejumlah capaian uji coba digitalisasi, yakni 11,5 juta kepala keluarga telah terintegrasi ke dalam basis data, sekitar 600.000 warga melakukan registrasi setiap hari, serta angka kesalahan penerima dari kelompok mampu atau inclusion error diklaim turun menjadi 4,1 persen. Angka-angka tersebut masih memerlukan konfirmasi dari laporan resmi.
Dokumen yang Disebut Dibutuhkan untuk Mendaftar
Berdasarkan panduan dalam sumber, calon pendaftar diminta menyiapkan beberapa data sebelum mengajukan bantuan melalui Portal Perlinsos, yaitu:
-
Identitas Kependudukan Digital (IKD) yang aktif dan telah diverifikasi.
-
Kartu Keluarga (KK) terbaru.
-
Nomor ID pelanggan PLN untuk tempat tinggal.
Persyaratan tersebut perlu dicocokkan dengan ketentuan resmi Kemensos dan Dukcapil. Jangan memasukkan PIN, data biometrik, atau informasi pribadi ke situs yang belum dipastikan keasliannya.
Tahapan Pendaftaran Bansos Tunai 2027
Sumber artikel mencantumkan alamat https://perlinsos.kemensos.go.id sebagai portal pendaftaran. Sebelum mengaksesnya atau mengirimkan data pribadi, pastikan tautan tersebut benar-benar diumumkan dan diakui sebagai layanan resmi pemerintah.
Adapun tahapan yang disebut dalam panduan tersebut meliputi:
-
Membuka portal pendaftaran yang telah dikonfirmasi resmi.
-
Masuk menggunakan identitas dan metode autentikasi sesuai ketentuan.
-
Menjalani verifikasi identitas apabila memang diwajibkan oleh sistem resmi.
-
Memilih program bantuan yang tersedia, seperti PKH atau BPNT.
-
Mengisi data sosial ekonomi keluarga secara lengkap dan akurat.
-
Mengirim pengajuan serta menyimpan nomor registrasi jika sistem menyediakan bukti pendaftaran.
Pengajuan bantuan sosial tidak semestinya dikenai biaya. Hindari pihak yang meminta uang dengan alasan mempercepat proses atau menjamin seseorang menjadi penerima bansos.
Fitur Usul dan Sanggah untuk Memperbarui Data
Sumber tersebut juga menyebutkan adanya fitur Usul dan Sanggah. Fitur Usul ditujukan untuk mengajukan keluarga yang dinilai layak menerima bantuan tetapi belum tercatat, sedangkan fitur Sanggah digunakan untuk melaporkan dugaan ketidaktepatan penerima.
Informasi dalam sumber menyebutkan bahwa laporan masyarakat akan ditindaklanjuti oleh 775.000 Agen Perlinsos. Jumlah petugas dan mekanisme verifikasinya perlu dikonfirmasi melalui keterangan resmi pemerintah.
Masyarakat sebaiknya menyampaikan laporan berdasarkan fakta dan tidak menyebarkan data pribadi orang lain secara terbuka.
Pastikan Informasi Bansos Berasal dari Sumber Resmi
Perubahan mekanisme bansos, persyaratan penerima, dan tata cara pendaftaran harus merujuk pada pengumuman Kementerian Sosial serta instansi pemerintah terkait. Terdaftar atau berhasil mengirim pengajuan juga tidak otomatis menjamin seseorang memperoleh bantuan karena penetapan penerima tetap mengikuti kriteria dan proses verifikasi yang berlaku.
Sebelum mendaftar, masyarakat dapat memeriksa informasi melalui situs resmi Kemensos, https://kemensos.go.id/, atau berkonsultasi dengan dinas sosial setempat. Langkah ini penting untuk menghindari penipuan dan memastikan data pribadi hanya disampaikan melalui layanan yang sah. (*)
Editor : Zakarias Fariury