RADARPATI.JAWAPOS.COM - Pemerintah kini tengah merampungkan penyiapan basis data nasional untuk rencana penyaluran program bantuan sosial (bansos) tunai baru.
Dalam skema yang sedang dihitung, nilai bantuan diperkirakan mencapai sekitar Rp5,4 juta per keluarga penerima manfaat.
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan, mengonfirmasi bahwa uji coba penyaluran secara langsung (cash transfer) ini ditargetkan mulai berjalan pada kuartal I hingga kuartal II tahun 2027, usai integrasi data penerima ditargetkan selesai pada akhir 2026.
Uji Coba dan Estimasi Nominal Bantuan
Luhut menyampaikan bahwa pemerintah berfokus menyelesaikan penataan data tunggal agar penyaluran bantuan tepat sasaran dan efisien sebelum uji coba resmi diluncurkan.
"Kami merencanakan akhir tahun ini mesti selesai semua itu. Awal tahun depan, kuartal I-II kita akan uji coba," ungkap Luhut di Jakarta, Sabtu (5/9/2026).
Mengenai besaran dana, nominal Rp5,4 juta per keluarga tersebut masih berupa angka estimasi sementara dari hasil perhitungan penghematan anggaran pemerintah. Keputusan akhir mengenai nilai pasti bansos akan bergantung pada arahan Presiden Prabowo Subianto.
Mekanisme Penyaluran Khusus untuk Kebutuhan Pokok
Selain nilai bantuan, pemerintah juga menyiapkan skema pembatasan penggunaan guna memastikan dana bansos dimanfaatkan secara bijak untuk pemenuhan gizi dan pangan keluarga.
Penyaluran tunai nantinya berpotensi dikombinasikan dengan sistem kupon digital.
"Bansos itu nanti pada ujungnya akan kita berikan cash. Mungkin pakai kupon, supaya penggunaannya benar. Tidak boleh untuk judi online, minuman keras, tapi mungkin telur, ayam, dan sebagainya," tegas Luhut.
Cara Cek Status Penerima Bansos Saat Ini
Sambil menunggu skema anyar tersebut diuji coba pada 2027, masyarakat yang ingin memastikan status kepesertaan bansos aktif yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) Kemensos dapat melakukan pengecekan secara mandiri:
Akses situs resmi cekbansos.kemensos.go.id.
Masukkan 16 digit NIK sesuai KTP elektronik.
Ketikkan kode captcha yang tertera pada layar.
Tekan tombol Cari Data untuk melihat status kepesertaan dan bantuan yang sedang berjalan.
Apakah Anda ingin saya memberikan panduan mengenai syarat pengajuan atau verifikasi data jika NIK belum terdaftar di situs Kemensos? (*)
Editor : Zakarias Fariury