Bunda PAUD Blora Dorong Transisi TK ke SD Berlangsung Menyenangkan dan Ramah Anak

Arif Fakhrian Khalim • Dipublikasikan Selasa, 21 Juli 2026 | 11:03 WIB

BERKUNJUNG: Bunda PAUD Kabupaten Blora Ainia Shalichah menemui anak-anak kelas 1 di SDN 1 Gedanggowo untuk melihat proses belajar dan transisi pembelajaran anak usia dini.  (ARIF FAKHRIAN KHALIM/RADAR PATI)
BERKUNJUNG: Bunda PAUD Kabupaten Blora Ainia Shalichah menemui anak-anak kelas 1 di SDN 1 Gedanggowo untuk melihat proses belajar dan transisi pembelajaran anak usia dini. (ARIF FAKHRIAN KHALIM/RADAR PATI)

BLORA – Bunda PAUD Kabupaten Blora, Ainia Shalichah, menegaskan pentingnya menciptakan masa transisi yang menyenangkan bagi anak dari jenjang Taman Kanak-kanak (TK) ke Sekolah Dasar (SD).

Menurutnya, proses peralihan tersebut tidak boleh menjadi beban, melainkan membantu anak beradaptasi dengan lingkungan belajar yang baru.

Untuk memastikan program Transisi PAUD ke SD berjalan sesuai konsep ramah anak, Ainia bersama tim mengunjungi sejumlah sekolah dasar di Kabupaten Blora.

Baca Juga: Penyakit Sesak Napas di Blora Tembus 50.740 Kasus, Ini Kelompok Umur Paling Banyak Terdampak

Kunjungan dilakukan di SDN 1 Gedangdowo dan SDN Bacem di Kecamatan Jepon, serta SDN Sarirejo di Kecamatan Banjarejo.

"Kami berkunjung di SDN 1 Gedangdowo dan SDN Bacem Kecamatan Jepon, serta SDN Sarirejo Kecamatan Banjarejo. Melalui kegiatan ini, tim memantau secara langsung pelaksanaan pembelajaran agar selaras dengan konsep transisi yang ramah anak," ujarnya.

Menurut Ainia, program tersebut bertujuan membantu peserta didik baru menyesuaikan diri dengan lingkungan sekolah sehingga lebih siap mengikuti proses pembelajaran di jenjang pendidikan dasar.

Mengingat siswa kelas 1 SD masih berada pada usia dini, pendekatan pembelajaran harus dilakukan secara bertahap dan menyenangkan.

Selama kunjungan, suasana pembelajaran berlangsung hangat dan penuh keceriaan.

Ainia juga berinteraksi langsung dengan para siswa serta membagikan doorprize kepada anak-anak yang berhasil menjawab pertanyaan.

Selain menemui siswa, Bunda PAUD Kabupaten Blora turut memberikan sosialisasi kepada para orang tua atau wali murid.

Ia mengajak orang tua untuk memberikan perhatian, pendampingan, dan kasih sayang selama masa adaptasi anak di sekolah.

"Bounding (kelekatan antara orang tua dengan anak) yang kita bentuk dengan anak dengan ketulusan, itulah yang akan diserap oleh memori anak sampai ia dewasa," pesannya.

Ainia juga mengingatkan para guru, khususnya guru kelas awal, agar memahami karakteristik perkembangan anak usia dini.

Menurutnya, setiap anak memiliki kemampuan yang berbeda sehingga proses pembelajaran tidak boleh disamaratakan maupun dipaksakan.

"Setiap siswa memiliki kemampuan yang berbeda, sehingga sebisa mungkin tidak dipaksakan agar anak lebih siap menghadapi lingkungan barunya," tegasnya. (ar)

 

Editor : Abdul Rochim
Bunda PAUD Blora transisi TK ke SD SDN Gedangdowo ramah anak pendidikan anak usia dini