Kepala SPPG Hilang Kontak, Operasional MBG Muraharjo Blora Dihentikan Sementara

Eko Santoso • Dipublikasikan Senin, 20 Juli 2026 | 18:50 WIB
SPPG Murahajo, Kunduran, Blora, tutup. (EKO S/RADAR PATI)
SPPG Murahajo, Kunduran, Blora, tutup. (EKO S/RADAR PATI)

BLORA – Operasional dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Muraharjo, Kecamatan Kunduran, dihentikan sementara setelah Kepala SPPG M. Abdul Toha mengundurkan diri dan meninggalkan lokasi kerja. 

Akibatnya, distribusi makanan bergizi kepada para penerima manfaat untuk sementara terhenti hingga Badan Gizi Nasional (BGN) menunjuk pengganti.

Koordinator Kecamatan (Korcam) SPPG Kunduran Afif Ma'ruf mengatakan, penghentian operasional dilakukan sehari setelah Abdul Toha meninggalkan dapur.

Baca Juga: 19 Siswa SD di Blora Diduga Keracunan Usai Santap MBG, Enam Jalani Perawatan Intensif

Menurutnya, kepala SPPG memiliki kewenangan penting dalam pelaksanaan program sehingga operasional tidak dapat berjalan tanpa pejabat tersebut.

Afif menjelaskan, surat pengunduran diri Abdul Toha dikirim kepada Koordinator Wilayah (Korwil) pada 13 Juli 2026.

Namun, setelah mengajukan pengunduran diri, yang bersangkutan langsung meninggalkan lokasi tanpa melakukan serah terima jabatan maupun memberi pemberitahuan kepada Korcam, mitra, ataupun yayasan pengelola.

"Kami sudah melaporkan kejadian ini ke KPPG Semarang dan mengajukan permohonan penggantian kepala SPPG. Saat ini kami menunggu proses penetapan dari Badan Gizi Nasional," ujarnya.

Ia menegaskan, penghentian layanan tidak berkaitan dengan persoalan anggaran.

Sistem pencairan dana program MBG menggunakan mekanisme persetujuan ganda sehingga setiap transaksi harus disetujui dua pihak yang berwenang.

Dengan sistem tersebut, dana operasional dipastikan tetap aman.

Koordinator Wilayah SPPG Artika Diannita membenarkan telah menerima surat pengunduran diri Abdul Toha. Berdasarkan isi surat, alasan pengunduran diri berkaitan dengan kondisi orang tuanya yang berada di Jambi.

Artika mengaku sempat berupaya menemui Abdul Toha untuk meminta penjelasan terkait keputusannya.

Namun, saat mendatangi dapur, yang bersangkutan diketahui telah meninggalkan lokasi dan hingga kini belum dapat dihubungi.

Menurutnya, selama Abdul Toha memimpin, operasional dapur MBG Muraharjo berjalan lancar tanpa adanya kendala produksi maupun distribusi makanan. Tidak ada pula keluhan dari sekolah ataupun penerima manfaat.

"Karena itu, pengunduran diri yang dilakukan secara mendadak cukup mengejutkan semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program," katanya.

Saat ini, layanan MBG di SPPG Muraharjo masih menunggu penunjukan kepala SPPG yang baru agar distribusi makanan bergizi kepada para penerima manfaat dapat kembali berjalan normal. (tos)

 

Editor : Abdul Rochim
Abdul Toha MBG Muraharjo SPPG Kunduran Makan Bergizi Gratis Blora badan gizi nasional