Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

PANTAS SAJA! SD Negeri Tempelan Blora Sampai Tolak-Tolak Murid Baru, Ternyata Ini yang Dilakukan

Abdul Rochim • Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:24 WIB

BERMAIN: Murid-murid SDN Tempelan menunggu orang tua menjemput ke sekolah ketika jam pulang. (ARIF FAKHRIAN KHALIM/RADAR PATI)
BERMAIN: Murid-murid SDN Tempelan menunggu orang tua menjemput ke sekolah ketika jam pulang. (ARIF FAKHRIAN KHALIM/RADAR PATI)

BLORA – SDN Tempelan kembali menjadi salah satu sekolah dasar negeri yang diminati masyarakat pada pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.

Kepala SDN Tempelan, Mukti Setyo Wibowo, mengatakan kuota yang diberikan Dinas Pendidikan Kabupaten Blora untuk sekolahnya sebanyak 112 siswa yang terbagi dalam empat rombongan belajar (rombel).

“Alhamdulillah tahun ini terisi semua dengan total pendaftar sekitar 120 anak. Karena kelebihan kuota, anak yang tidak tercatat dalam rombel terpaksa tidak kami terima,” ujarnya.

Menurut Mukti, proses pendaftaran dilakukan secara daring.

Baca Juga: Tiga Pelaku Curanmor asal Pati Dibekuk di Blora, Sasar Kendaraan di Acara Hiburan

Untuk membantu orang tua yang mengalami kesulitan, sekolah menyediakan guru pendamping yang membantu proses pendaftaran melalui aplikasi saat calon peserta didik datang ke sekolah.

Ia menyebut SDN Tempelan merupakan salah satu sekolah dasar terbesar di wilayah tersebut karena membuka empat rombel dalam penerimaan siswa baru.

Kondisi itu membuat minat masyarakat untuk mendaftarkan anaknya cukup tinggi.

“Untuk SDN Tempelan ini sekolah terbesar yang membuka empat rombel sehingga banyak pendaftar yang memercayakan anak-anaknya sekolah di sini. Animo masyarakat ke SD Tempelan memang sangat tinggi,” katanya.

Mukti menjelaskan, promosi sekolah lebih banyak dilakukan melalui media sosial, terutama Instagram dan TikTok.

Berbagai kegiatan sekolah, prestasi siswa, hingga informasi penerimaan murid baru rutin dipublikasikan melalui platform tersebut.

Menurutnya, media sosial menjadi sarana yang efektif karena dapat diakses masyarakat kapan saja dan di mana saja.

Selain itu, publikasi prestasi dan aktivitas siswa turut meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan di SDN Tempelan.

“Banyak prestasi dan kegiatan siswa yang selalu kami unggah di media sosial sehingga masyarakat semakin percaya untuk menyekolahkan anaknya di sini,” jelasnya.

Meski seluruh kuota terpenuhi, Mukti mengakui jumlah pendaftar tahun ini mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.

Pada tahun ajaran 2025/2026, jumlah pendaftar murid baru mencapai sekitar 150 anak.

Sementara pada tahun ajaran 2026/2027 jumlah pendaftar tercatat sekitar 120 siswa.

Ia menilai tren penurunan tersebut tidak hanya terjadi di SDN Tempelan, tetapi juga dialami sejumlah sekolah dasar negeri favorit lainnya di Kabupaten Blora. (ari)

 
 
Editor : Abdul Rochim
#SDN Tempelan #SPMB Blora #Mukti Setyo Wibowo #sekolah favorit Blora #penerimaan siswa baru