Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Daging Berbau, Menu MBG di Sekolah PAUD di Blora Dikembalikan ke SPPG Andongrejo

Abdul Rochim • Kamis, 16 April 2026 | 19:27 WIB
Kepala KSPPG Andangrejo Alfrian Adam. (EKO SANTOSO/RADAR PATI)
Kepala KSPPG Andangrejo Alfrian Adam. (EKO SANTOSO/RADAR PATI)

BLORA – Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di PAUD Islam Plus Khozinatul Ulum dikembalikan setelah ditemukan daging berbau. 

Menu tersebut berasal dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Andongrejo.

Total terdapat 196 ompreng MBG yang diperuntukkan bagi siswa dari kelompok bermain (KB) hingga taman kanak-kanak (TK).

Baca Juga: Penyerapan Tebu Tetap Berjalan, PT GMM di Blora Pastikan Harga Petani Tetap Wajar

Namun, pihak sekolah memutuskan tidak membagikan makanan tersebut dan memilih mengembalikannya demi menjaga kesehatan anak-anak.

Saat dikonfirmasi, pihak sekolah belum memberikan keterangan resmi karena kepala sekolah tidak berada di tempat.

Namun, melalui pesan yang beredar di media sosial, sekolah menyampaikan bahwa menu tidak dibagikan karena kondisi daging dinilai kurang layak.

“Untuk MBG hari ini sementara tidak kami berikan kepada anak-anak karena kondisi daging yang berbau. Kami mengutamakan keamanan dan kesehatan putra-putri kita,” demikian isi pemberitahuan kepada wali murid.

Kepala SPPG Andongrejo, Alfrian Adam, membenarkan adanya pengembalian menu dari sekolah tersebut.

“Memang ada pengembalian dari PAUD Khozin sebanyak 196 porsi,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa bau yang muncul bukan disebabkan makanan basi, melainkan karena kontaminasi antara daging dan sayuran, khususnya kubis, akibat penataan makanan yang kurang tepat.

“Daging ditaruh bersama sayur kubis, sehingga menimbulkan bau. Bukan karena basi,” jelasnya.

Alfrian menyebut, dari sekitar 3.000 penerima manfaat program MBG, hanya satu sekolah yang melakukan pengembalian.

Di beberapa lokasi lain, menu tetap dikonsumsi meski sempat mendapat keluhan serupa.

Baca Juga: Dugaan Korban Investasi Bodong di Blora Capai 700 Lebih Orang, Nominal Terakumulasi Lebih dari Rp 2 Miliar

Meski demikian, pihaknya mengapresiasi langkah sekolah yang mengutamakan kehati-hatian dan menjadikannya sebagai bahan evaluasi ke depan.

“Kami mohon maaf dan memastikan kejadian ini menjadi yang terakhir,” tambahnya. (tos/lin)

 

Editor : Abdul Rochim
#MBG Blora #daging berbau #SPPG Andongrejo #PAUD Khozinatul Ulum #Makan Bergizi Gratis