Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Harga Plastik Sembako di Blora Melejit, Kenaikan Bervariasi Mulai Rp 5 hingga 7 Ribu Per Kg

Abdul Rochim • Selasa, 7 April 2026 | 07:43 WIB

PRIHATIN: Toko plastik di Pasar Lambang Desa Puledagel, Kecamatan Jepon. (EKO SANTOSO/RADAR PATI)
PRIHATIN: Toko plastik di Pasar Lambang Desa Puledagel, Kecamatan Jepon. (EKO SANTOSO/RADAR PATI)

BLORA- Kenaikan harga plastik yang melejit membuat toko plastik alami penurunan konsumen.

Sementara bagi pedagang lain, kenaikan harga plastik berimbas pada kenaikan harga barang lain. 

Pemilik toko plastik Irfan menjelaskan kenaikan harga plastik mencapai 80 persen. Kenaikan terjadi sejak pertengahan puasa lalu. 

Ia pun mencontohkan beberapa jenis barang dan plastik dari harga awal dan setelah kenaikan. Di antaranya plastik kantong kecil. 

Baca Juga: 2.697 Sumur Minyak Rakyat Blora Menuju Legalitas, Dorong Lifting Nasional

"Dulu 27 ribu, terus setelah naik 38 ribu," ujarnya. 

Lalu untuk barang lain yang juga masih terbuat dari plastik seperti stereofom ikut naik. Semula harga hanya Rp 27 ribu kini menjadi Rp 34 ribu. 

"Terus kantong plastik sembako, yang paling banyak dicari, harga semula Rp 24-25 ribu. Sekarang Rp 30-31ribu untuk satu kilogram," bebernya. 

Baca Juga: Demam Berdarah Dengue di Blora Telan Satu Korban Jiwa

Imbas kenaikan harga itu menurutnya membuat konsumen plastik berkurang. Sebab masyarakat mulai berpikir ulang. 

"Kecuali yang benar-benar butuh. Seperti penjual es, bakso, sembako. Pasti mereka butuh kantong plastik buat wadah," tambahnya. 

Penjual sembako Leni mengaku cukup terdampak atas kenaikan harga plastik. Sebab ia terpaksa menaikkan harga barang. 

"Tiap hari pakai plastik. Ya pengaruhnya harga barang saya naikkan," bebernya. 

Dengan kenaikan itu acapkali konsumen mempertanyakan. Namun Leni memberikan pemahaman. 

"Ya akhirnya paham," imbuhnya. 

Meski ada kenaikan sejauh ini pihaknya belum memiliki rencana untuk beralih.

Dari biasanya menggunakan kantong plastik ke wadah lain seperti godong jati. 

"Soalnya itu juga beli. Misal nyari di sekitar ya sulit, pulang dari pasar juga sudah lelah. Praktis plastik tinggal beli," ujarnya. (tos/him)

 

Editor : Abdul Rochim
#harga plastik naik #harga plastik #plastik sembako #streaofoam #blora