Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

BBM di Blora Belum Naik, Antrean SPBU Tetap Normal Meski Isu 1 April Beredar

Abdul Rochim • Selasa, 31 Maret 2026 | 16:29 WIB
BIASA: Antrian di SPBU Karangjati Blora relatif stabil. (EKO SANTOSO/RADAR PATI)
BIASA: Antrian di SPBU Karangjati Blora relatif stabil. (EKO SANTOSO/RADAR PATI)


BLORA – Hingga Selasa (31/03) siang, harga bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah SPBU di Blora masih belum mengalami kenaikan. Kondisi antrean pun terpantau normal tanpa adanya lonjakan signifikan akibat kepanikan warga.

Berdasarkan pantauan di lapangan, antrean kendaraan masih seperti hari biasa. Didominasi kendaraan roda dua, sementara mobil pribadi dan truk terlihat lebih sedikit.

Tidak tampak adanya penumpukan kendaraan yang berlebihan di area SPBU.

Baca Juga: BBM Belum Naik, Antrean SPBU di Blora Tetap Normal, Warga Diminta Tak Panik

Meski demikian, isu kenaikan BBM per 1 April yang beredar di media sosial sempat memicu kekhawatiran sebagian masyarakat.

Namun, kondisi tersebut belum berdampak besar di lapangan.

Salah satu warga, Fitri, mengaku sempat panik setelah mendengar kabar tersebut. Ia pun memilih mengisi bahan bakar penuh di SPBU Karangjati.
"Sempat mendengar kenaikan. Sempat panik. Jadi ini dibeli penuh," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pembelian dilakukan agar bahan bakar dapat digunakan lebih lama.

Baca Juga: Antrean BBM di Jepara Mengular, Isi Pertalite Harus Tunggu hingga 30 Menit

"Beli pertalite, harga 10.000. Tadi beli full 20 ribu sudah penuh," tambahnya.

Kepala SPBU Karangjati, Ngasiran, memastikan bahwa harga BBM hingga saat ini masih stabil dan belum mengalami perubahan.

"Pertamax 12.300, Pertalite 10.000, Dexlite 14.200, Solar 6.800. Harga tetap," jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa isu kenaikan harga BBM pada 1 April belum memiliki kepastian resmi. "Isu kenaikan itu belum ada penetapan kenaikan," bebernya.

Dari sisi penjualan, konsumsi BBM masyarakat masih dalam batas normal tanpa peningkatan signifikan. Rata-rata penjualan harian meliputi pertalite 8.000 liter, solar 7.000 liter, pertamax 3.000 hingga 3.500 liter, dan dexlite sekitar 300 liter.

"Untuk harian, pertalite 8.000 liter, solar 7.000, pertamax 3.000-3.500, dan dexlite 300 liter," imbuhnya.

Ia juga memastikan stok BBM di SPBU Karangjati dalam kondisi aman dan tidak terjadi kelangkaan.

"Antrian, biasa belum ada peningkatan berarti. Gak ada panic buying," jelasnya.

Ngasiran pun mengimbau masyarakat agar tidak panik dan tetap tenang. "Gak usah panik," tambahnya.

Sementara itu, Area Manager Communication, Relation, and CSR Pertamina Patra Niaga, Taufiq Kurniawan, menegaskan bahwa informasi proyeksi kenaikan harga BBM yang beredar saat ini tidak dapat dipertanggungjawabkan.

"Hingga saat ini belum ada pengumuman resmi mengenai harga per 1 April 2026," jelasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk bijak dalam menggunakan energi serta memastikan informasi hanya diperoleh dari sumber resmi.

"Dapatkan informasi valid harga BBM pertambangan hanya melalui saluran resmi www. Pertamina.com," tuturnya. (tos)



Editor : Abdul Rochim
#BBM Blora #isu kenaikan BBM #antrean BBM #1 April #harga bbm