BLORA – Sebuah masjid di Kabupaten Blora menawarkan fungsi berbeda selama arus mudik Lebaran 2026.
Masjid Baitul Makmur yang berada di Desa Trembulrejo, Kecamatan Ngawen, kini menjadi tempat singgah atau rest area bagi para pemudik yang melintas di jalur tengah.
Letaknya yang berada di tepi Jalan Purwodadi–Blora membuat masjid ini mudah diakses oleh para pengguna jalan.
Baca Juga: 300 Pemudik Program Mudik Gratis Tiba di Blora
Selain itu, fasilitas yang tersedia juga tergolong lengkap, mulai dari area parkir luas, toilet yang memadai, hingga ruang ibadah yang nyaman dan representatif.
Masjid ini dibangun oleh seorang pengusaha beras, Murdono. Ia menjelaskan bahwa halaman masjid mampu menampung kendaraan dalam jumlah besar, termasuk bus.
“Area parkir di sini bisa menampung sekitar 20 bus,” ujarnya.
Murdono juga membuka akses bagi siapa saja yang ingin beristirahat tanpa dikenakan biaya parkir.
Menurutnya, keberadaan masjid ini memang ditujukan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya para pemudik agar perjalanan mereka lebih aman dan nyaman.
Selain fasilitasnya, masjid ini juga memiliki daya tarik visual. Di kompleksnya terdapat replika menara Zamzam yang terinspirasi dari bangunan di Masjidil Haram, Mekkah.
Menara tersebut memiliki tinggi sekitar 14 meter dan dilengkapi jam besar yang dapat dilihat dari jarak jauh.
Ia menyebut replika tersebut dibuat sebagai simbol agar masyarakat yang belum berkesempatan ke Tanah Suci tetap bisa merasakan nuansa serupa secara sederhana.
Masjid ini menjadi salah satu titik istirahat bagi pemudik yang melintasi jalur tengah, khususnya rute Grobogan–Blora–Cepu–Bojonegoro.
Para pemudik juga diimbau untuk memanfaatkan tempat ini saat merasa lelah atau mengantuk.
“Silakan beristirahat di sini demi keselamatan perjalanan. Keluarga sudah menunggu di rumah,” pesannya.