Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Ambil Sampel Makanan di Pasar, Dinkes Blora Temukan Cumi-Cumi Kering Berformalin

Abdul Rochim • 2026-03-10 19:49:46

Pemkab Blora temukan cumi berformalin.
Pemkab Blora temukan cumi berformalin.

BLORA – Petugas gabungan menemukan cumi kering yang diduga mengandung formalin saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Sidomakmur, Kabupaten Blora.

Temuan tersebut langsung menjadi perhatian dan akan segera ditindaklanjuti oleh pihak terkait.

Sidak dilakukan untuk memeriksa kualitas sejumlah bahan makanan yang dijual di pasar, seperti cumi kering, kerupuk, hingga berbagai jenis sayuran.

Dari hasil pemeriksaan, sebagian besar bahan pangan dinyatakan aman, namun ditemukan satu sampel yang mengandung bahan berbahaya.

Plt Kepala Bidang Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan (PSDK) Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Blora Diah Pusparini menjelaskan, tim mengambil 11 sampel makanan dari para pedagang untuk dilakukan pengujian langsung di lokasi.

“Setelah diambil sampelnya, langsung dilakukan uji laboratorium di pasar sehingga hasilnya bisa segera diketahui,” ujarnya.

Hasil pemeriksaan menunjukkan cumi kering positif mengandung formalin.

Sementara itu, kerupuk gendar sempat terdeteksi melalui pemantauan sinar ultraviolet, namun setelah diuji lebih lanjut kadarnya hanya sekitar 0,5 dan dinyatakan negatif.

Setelah pemeriksaan di Pasar Sidomakmur, sidak dilanjutkan ke beberapa pasar lain di Blora, seperti Pasar Cepu dan Pasar Randublatung.

Diah menambahkan, pihaknya telah mencatat nama pedagang dan distributor yang menjual produk tersebut untuk ditindaklanjuti.

Proses pemberian sanksi akan dikoordinasikan dengan pihak kepolisian.

Menurutnya, bahan pangan yang mengandung formalin sangat berbahaya jika dikonsumsi dalam jangka panjang karena dapat memicu berbagai gangguan kesehatan, bahkan berpotensi menyebabkan kanker.

“Kalau dikonsumsi sekali dua kali mungkin tidak langsung terasa. Tetapi dalam jangka panjang dampaknya sangat berbahaya,” jelasnya. (tos/him)

Editor : Abdul Rochim
#pasar sidomakmur blora #Berformalin #cumi-cumi #blora