BLORA – Kebakaran di lokasi sumur minyak ilegal kembali terjadi di Desa Gandu Kecamatan Bogorejo.
Kebakaran terjadi pukul 15.00. Dan kini telah padam.
Wakapolres Blora Kompol Slamet Riyanto mengatakan lokasi persis kebakaran kali ini tidak jauh dari sumur minyak ilegal yang terbakar beberapa waktu lalu yang memakan lima korban jiwa.
Namun kali ini tidak tepat di sumur minyak. Melainkan tempat penampungan.
"Ada kebakaran di bul, itu sebutan warga untuk tempat penampungan minyak mentah," katanya.
Menurutnya kebakaran terjadi sekitar pukul 15.00. Namun tak lama kemudian berhasil padam.
"Warga yang memadamkan, jadi saat ini sudah padam," tambahnya.
Menurutnya lokasi kebakaran itu sekitar 200-300 meter dari sumur minyak ilegal yang terbakar beberapa waktu lalu.
"Ke arah kiri. Turun," paparnya.
Total ada 17 bul atau lokasi penampungan minyak di wilayah tersebut. Namun belum diketahui pasti apakah semuanya terbakar atau hanya sebagian.
"Berapa yang terbakar, semua apa gak masih didata. Tim masih di lokasi," imbuhnya.
Menurutnya penyebab kebakaran juga masih ditelusuri. Termasuk dari mana sumber api.
"Di bul itu berisi minyak, minyak mentah, atau bekas atau tidak masih kita kumpulan bukti," jelasnya.
Pihaknya juga belum mengetahui status kepemilikan dari bul tersebut. Hingga kini masih ditelurusi.
"Pemilik belum diketahui. Masih mencari orang yang mengetahui kejadian itu. Kita data, kita mintai keterangan," bebernya.
Ia menyebut sejak kejadian kebakaran sumur minyak ilegal beberapa waktu lalu aktivitas penambangan diminta berhenti.
"Aktivitas sumur minyak sejak kejadian waktu itu dilarang. Makanya ini nanti kita telusuri ada aktivitas gak. Karena ada rembesan," terangnya.
Menurutnya lokasi bul yang terbakar kali ini tidak jauh dari pemukiman warga. Hanya 20-30 meter dari lokasi kejadian. (tos/him)
Editor : Abdul Rochim