Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Zona Tanah Ambles di Cepu Blora Meluas, Begini kondisi dan Upaya Mitigasi Pemerintah

Abdul Rochim • Rabu, 10 Desember 2025 | 02:14 WIB

Amblesan tanah di Kelurahan/Kecamatan Cepu, Blora meluas.
Amblesan tanah di Kelurahan/Kecamatan Cepu, Blora meluas.

BLORA — Pergerakan tanah di Kelurahan Cepu, Kecamatan Cepu, kembali menunjukkan peningkatan.

Zona amblesan meluas dan kini memaksa warga terdampak mengungsi ke rumah susun sederhana sewa (rusunawa).

Dari sebelumnya 16 rumah, total bangunan yang mengalami kerusakan kini bertambah menjadi 23 unit.

Baca Juga: Serapan APBD Blora hanya 75 Persen, Serapan Terendah Dinas PUPR, Ada Apa?

Kepala Pelaksana BPBD Blora, Mulyowati, menjelaskan bahwa amblesan terjadi di dua titik pemukiman, tepatnya di RT 04 RW 08 dan RT 03 RW 08.

“Di RT 04 RW 08 ada 16 rumah terdampak. Lalu, per Jumat (5/12), kerusakan kembali bertambah tujuh rumah di RT 03 RW 08,” terangnya.

Beberapa bangunan bahkan mengalami keretakan parah, termasuk rumah tiga lantai yang dindingnya mulai terbelah.

Untuk mengurangi risiko, BPBD mengimbau warga menginap di rusunawa pada malam hari. Namun pada siang hari, masyarakat masih diperbolehkan pulang untuk beraktivitas.

Mulyowati menyebut upaya mitigasi sebenarnya telah dilakukan sejak awal.

Pemerintah pernah menyarankan relokasi ke kawasan Wonorejo, namun sebagian warga memilih bertahan, bahkan ada yang memilih menjual rumahnya.

“Dalam hal ini pemerintah sudah memberi jalan keluar,” ujarnya.

Baca Juga: Perangkat Desa Plosorejo Blora Dipolisikan Warganya Diduga Potong BPJS Tenagakerja, Begini Modusnya!

Tanah tempat berdirinya rumah-rumah terdampak bukan berstatus SHM pribadi, melainkan lahan milik PPSDM Migas.

Kondisi inilah yang membuat pemerintah daerah tidak bisa langsung melakukan perbaikan konstruksi.

“Warga meminta perbaikan, tetapi kewenangan tanah ada pada PPSDM. Jadi perlu kesepakatan dua pihak, karena itu bukan tanah milik warga,” jelasnya.

Sementara itu, satu rumah yang berdiri di atas lahan pribadi telah mendapatkan bantuan renovasi dari Baznas.

Secara geologi, kawasan tersebut memang rawan pergerakan karena dulunya merupakan area tumpukan sampah urukan yang kemudian dihuni warga.

BPBD terus memantau kondisi lapangan untuk mengantisipasi amblesan lanjutan, terutama mengingat hujan masih turun di wilayah Cepu. (tos/him)

Editor : Abdul Rochim
#tanah ambles #Cepu Blora #tanah ambles di Cepu meluas