Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Jalan Gatot Subroto Blora Dibangun dengan Aspal Modifikasi Asbuton, Diklaim Tahan 5 Tahun

Arif Fakhrian Khalim • Rabu, 10 September 2025 | 13:00 WIB
BERJEJER: Alat berat Pengerjaan ruas jalan Gatot Subroto Blora sedang istirahat.(ARIF FAKHRIAN KHALIM/RADARPATI.ID)
BERJEJER: Alat berat Pengerjaan ruas jalan Gatot Subroto Blora sedang istirahat.(ARIF FAKHRIAN KHALIM/RADARPATI.ID)

BLORA – Ruas Jalan Gatot Subroto, Blora, tengah direhabilitasi dengan tambahan lapisan aspal modifikasi.

Proyek ini ditargetkan meningkatkan kualitas jalan sekaligus memperpanjang usia pemakaian hingga lima tahun.

Pekerjaan dilakukan sepanjang minimal 2,7 kilometer dengan nilai kontrak sebesar Rp5,25 miliar.

Seluruh anggaran bersumber dari APBD Provinsi Jawa Tengah Tahun Anggaran 2025.

Proyek tersebut dikerjakan oleh CV Wira Nadi Suaccha, dengan pengawasan dari konsultan Bintang Sembilan Konsultan Bhakti Persada KSO.

Kepala Balai Pengelolaan Jalan Wilayah Purwodadi, Dinas PU Bina Marga dan Cipta Karya Provinsi Jawa Tengah, Binawan Nur Tjahjono, menjelaskan penggunaan aspal modifikasi berasal dari campuran aspal Buton (asbuton) dengan bahan lain.

Asbuton sendiri merupakan material lokal dari Buton, Sulawesi Tenggara.

“Tidak ada spesifikasi khusus. Tapi untuk aspal sendiri kita menggunakan aspal modifikasi asbuton. Harapannya kualitas lebih baik, tahan lama, dan lebih hemat biaya,” ujar Binawan.

Menurutnya, penggunaan asbuton menjadi bentuk inovasi pemanfaatan sumber daya alam lokal.

Jika kendaraan yang melintas sesuai aturan, aspal modifikasi tersebut mampu bertahan hingga lima tahun.

Ruas jalan ini tergolong kelas III dengan ketentuan muatan sumbu terberat (MST) 8 ton.

Ukuran kendaraan yang diperbolehkan maksimal lebar 2,2 meter, panjang 9 meter, dan tinggi 3,5 meter.

“Kalau kendaraan yang melintas melebihi ukuran, usia aspal tidak dapat diketahui. Bisa jadi hanya beberapa bulan sudah rusak. Tapi kalau sesuai MST 8 ton, bisa awet sampai 5 tahun,” jelasnya.

Sementara itu, perwakilan penyedia jasa, Ihasan Mafazi, menyebutkan progres pekerjaan hingga 31 Agustus atau minggu ke-11 telah mencapai 54,6 persen, lebih cepat dari rencana 39,1 persen.

“Terakhir Agustus lalu, deviasi kita 14,8 persen. Target overlay terakhir minggu depan sudah bisa diselesaikan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pengerjaan menyesuaikan kondisi kepadatan lalu lintas serta suhu cuaca agar sesuai spesifikasi yang ditetapkan.(ari/ade)

Editor : Alfian Dani
#Asbuton #jalan baru #jawa tengah #info blora #berita blora #infrastruktur #jalan gatot subroto