Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Dinsos P3A Blora Usulkan Dua Lahan Untuk Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap 2 Begini Penjelasannya

Eko Santoso • Sabtu, 21 Juni 2025 | 03:50 WIB

 

PROSES: Proses pembangunan sekolah rakyat di Blora dengan merehabilitasi eks Gedung SDN 4 Balun. FAJAR UNTUK RADARPATI.ID
PROSES: Proses pembangunan sekolah rakyat di Blora dengan merehabilitasi eks Gedung SDN 4 Balun. FAJAR UNTUK RADARPATI.ID

BLORA 
– Pemerintah Kabupaten Blora menyiapkan dua lahan baru untuk dihibahkan guna mendukung pembangunan sekolah rakyat (SR).

Hal itu imbas lahan awal yang diajukan tidak disetujui lantaran luasnya kurang dari 7 ha.

Sebenarnya saat ini sudah berlangsung proses pembangunan sekolah rakyat dengan merehabilitasi bangunan gedung eks SDN 4 Balun.

Baca Juga: Tetap Mogok Kerja Hingga 21 Juni Polres Jepara Jamin Tidak Melakukan Penindakan

Ini untuk tahap pembangunan SR pertama.

Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Blora Luluk Kusuma Agung Ariadi menyebut untuk pembangunan SR tahap kedua, pihaknya semula sempat mengusulkan lahan di Jepon.

Namun ditolak karena kurang luas.

Baca Juga: Persijap Jepara Rekrut Wahyudi Hamisi Gelandang Muda Berpengalaman di Liga 1

"Sementara yang kita ajukan, di Kecamatan Cepu dan Jepon belum masuk verifikasi," paparnya.

Lahan tersebut secara luasan dianggap masih kurang. Sebab yang diminta ternyata lebih dari 7 Ha.

Sementara di dua lokasi yang diajukan hanya sekitar 5 ha.

"Yang kemarin gak jadi. Kami cari lokasi lain," tuturnya.

Baca Juga: Bupati Pati Kembali Rotasi Pejabat, Dari Camat Sampai Sekretaris Dinas

Karena tak sesuai itulah, akhirnya Pemerintah Kabupaten Blora mengusulkan dua lahan lain yang berada di wilayah Kecamatan Cepu.

Yang pertama yakni lahan seluas 9,6 ha. Lahan itu berada di kelurahan Balun.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala BPPKAD Blora Susi Widyorinimenyebut lahan seluas 9,6 ha tersebut berstatus tanah pertanianhijau.

Baca Juga: Diapesiasi Kepala Bappenas, Blora Bisa Menjadi Kabupaten Percontohan Pembangunan di Jawa Tengah

Gabungan dari dua bengkok lurah. Yakni masing-masing 5,98 ha dan 3,68 ha.

Kemudian lahan kedua luasnya 7,4 ha yang juga berada di Kecamatan Cepu.

Yakni lahan di Taman Budaya Cepu.

Lahan itu berada di kelurahan Ngelo.

Baca Juga: Partisipasi di Pomprov Jawa Tengah, Kontingen Universitas Safin Pati Bidik 5 Medali Emas

Gabungan dari tiga tanah bengkok.

Yakni 3,43 ha tanah bengkok modin di Balun. Kemudian 1,33 ha tanah bengkok kamituwo di Balun.

Serta 2,67 tanah pertanian eks bengkok Ngelo.

"Itu yang kita usulkan ke Dinsos untuk proposal SR di Kabupaten Blora," paparnya. (tos)

Baca Juga: Dukung Program Ketahanan Pangan, Babinsa Brati Dampingi Gerdal OPT Ramah Lingkungan

Editor : Abdul Rochim
#Dinsos P3A #Pembangunan Sekolah Rakyat #Pemkab Blora #pembangunan #Sekolah Rakyat #blora