Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Kerjasama Dengan Semen Gresik, Pemkab Blora Akan Bangun Pabrik Pengelolaan Sampah

Arif Fakhrian Khalim • Selasa, 13 Mei 2025 | 19:04 WIB

RENCANA PENDIRIAN: Petugas sampah DLH Blora melakukan pemilahan sampah habis pakai di TPA Temurejo Blora
RENCANA PENDIRIAN: Petugas sampah DLH Blora melakukan pemilahan sampah habis pakai di TPA Temurejo Blora

BLORA, RADARPATI.ID - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Blora masih mencari lahan layak untuk pengelolaan sampah menjadi bahan bakar Refused Derived Fuel (RDF).

Hal itu sejalan dengan penandatanganan kontrak Pemkab Blora dengan PT Semen Gresik.

Kepala DLH Blora Istadi Rusmanto mengatakan, sebulan yang lalu Pemkab Blora ada teken kerja sama dengan Pabrik Semen Gresik.

Langkah selanjutnya itu akan dikoordinasikan kembali terkait pemilihan tempat yang layak.

“Kami masih fokus ke mencari tempat-tempat yang layak untuk dijadikan pengelolaan RDF. Sedangkan bupati menghendaki untuk di wilayah Cepu,” ucapnya.

Ia juga menambahkan, Badan Pengelolaan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) juga menawarkan lahan sekitar 1,3 hektare.

Tahapan pembangunan itu masih lama.

“Harapannya kami dan pabrik semen sendiri ingin mengkomunikasikan dengan kementerian , sehingga bisa nyambung program dari pusat. Dan harapannya anggaran itu bisa dari pusat juga,” harapnya.

Istadi menyampaikan, minimal mendapat bantuan karena Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) kecil.

Ia juga belum bisa membeberkan berapa kisaran anggaran yang diperlukan untuk membuat pabrik pengolahan sampah.

“Kami akan terus komunikasikan dengan pemerintah pusat. Untuk anggaran yang diperlukan itu kami belum bisa menjawab itu. Ada tim khususnya sendiri itu,” tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, Bupati Blora Arief Rohman menyebut produksi sampah Kabupaten Blora setiap hari mencapai 200 Ton lebih.

Baik yang ada di TPA Blora maupun TPA Cepu.

Atas kondisi itulah pihaknya ingin mengambil langkah konkret. Yakni dengan mengolah sampah menjadi sesuatu yang ramah lingkungan dan menguntungkan.

“Selain menggencarkan bank sampah di pedesaan, kami juga melaksanakan kerjasama pengelolaan sampah menjadi bahan bakar RDF (Refuse Derived Fuel) dengan PT. Semen Gresik (Semen Indonesia Group),” ucap Bupati Arief Rohman.

Menurut Bupati Arief, dengan bantuan pembinaan dari PT. Semen Gresik, sampah-sampah limbah padat yang sulit terurai dan terkumpul di TPA akan diolah menjadi bahan bakar alternatif yang dihasilkan melalui proses pemilahan, pencacahan, dan pengeringan. (ari/amr)

Editor : Syaiful Amri
#TPA Cepu #TPA Blora #Bupati Blora Arief Rohman #pengelolaa sampah #semen gresik #DLH Blora #blora #bahan bakar