BLORA, RadarPati.ID – Ribuan warga Blora menanti kepastian!
Bupati Blora, Arief Rohman, menargetkan izin perpanjangan penambangan sumur minyak tua di Blora rampung sebelum Lebaran.
Upaya ini dilakukan setelah pihaknya bertemu dengan SKK Migas.
Baca Juga: Tersangka Pembunuhan Terhadap Bapak dan Anak di Blora Tak Mau Disumpah Alquran, Ini Kesaksian Istri
Serta segera merapat ke Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Izin masih dalam proses.
Surat pengajuan sudah dikirim Pertamina ke SKK Migas dan akan diteruskan ke Kementerian.
"Target sebelum Lebaran izin sudah keluar," ujar Arief Rohman.
Ia pun menegaskan akan kembali ke Jakarta pada 25 Maret untuk memastikan proses perizinan tidak berlarut-larut.
Tak hanya Bupati, Wakil Ketua DPRD Blora, Siswanto, juga turun tangan langsung.
Ia bahkan menemui Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, untuk mendesak percepatan izin.
Siswanto mengungkapkan bahwa lambannya proses ini membuat sekitar 700 penambang di Ledok dan Sambong terpaksa menganggur.
Hal itu berdampak langsung pada perekonomian masyarakat Blora.
"Saya sudah temui Pak Menteri dan sampaikan kondisi di Ledok. Saya desak agar legalitas penambang segera diterbitkan," tegasnya.
Dengan desakan dari berbagai pihak, harapan pun muncul agar izin segera turun dan ekonomi warga kembali bergeliat! (tos/him)
Editor : Abdul Rochim