Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Kunjungan Kerja Istimewa, Dua Menteri Tanam Padi di Blora

Syaiful Amri • Selasa, 10 Desember 2024 | 04:37 WIB
SEMANGAT: Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono dan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Agus Andrianto saat mengikuti tanam padi. (FAJAR UNTUK RADARPATI.ID)
SEMANGAT: Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono dan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Agus Andrianto saat mengikuti tanam padi. (FAJAR UNTUK RADARPATI.ID)

BLORA, RADARPATI.ID – Dua kementerian turun gunung ke Kabupaten Blora galakan program ketahanan pangan.

Yakni Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia Agus Andrianto dan Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Republik Indonesia Sudaryono.

Keduanya melakukan kunjungan kerja di Desa Kentong Kecamatan Cepu, Senin 9 Desember 2024.

Tak segan-segan keduanya turun ke sawah.

Menanam padi.

Dengan didampingi Bupati Blora Arief Rohman.

Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono menyampaikan kunjungan kerja tersebut untuk menyemangati para petani menanam di Masa Tanam 1 (satu).

Kesempatan itu dirinya mengaku optimis, terhadap peningkatan produksi pangan di Indonesia.


"Pantauan dari kementerian pertanian, luas tanam dari November sampai desember ini meningkat cukup signifikan," ujarnya.

Kedatangannya bersama Menteri Impas, Agus Andrianto, untuk memastikan lintas sektoral dalam menyukseskan swasembada pangan, sesuai dagangan visi misi dari Presiden Prabowo Subianto.

Dikatakanya, menyemangati petani ini sangat penting. Salah satu upaya yang dilakukan adalah memberikan bantuan sarana produksi pertanian (saprodi) dan pupuk kepada petani dengan melibatkan mitra.

Menurutnya, mitra setuju dengan konsep pemerintah.

Sehingga bisa menjaga keseimbangan harga beli, antara batas atas dan batas bawah.

“Sehingga inflasi kita tetap terjaga, ketersediaan pangan terjaga, petani kita juga sejahtera.

Secara konsumsi, konsumen juga tidak terlalu berat untuk memebeli beras konsumsi mereka masing-masing,” kata sudaryono.

Sementara itu, Menteri Impas Agus Andrianto, menyampaikan, bahwa sebagai putra daerah Kabupaten Blora, mempunyai kepentingan dalam urusan pangan ini.

Dia menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi sumber daya air di daerah tersebut.

Agus paham betul, tantangan dalam sektor pertanian, terutama terkait ketersediaan air.

Agus juga mengungkapkan bahwa upaya untuk meningkatkan ketahanan pangan di Blora telah dilakukan sejak lama, bahkan saat dirinya masih menjabat sebagai Wakapolri.

Ia berharap ke depannya akan semakin banyak investor yang tertarik untuk berinvestasi di sektor pertanian di Kabupaten Blora.

"Oleh karena itu mohon izin kepada wakapolri untuk melakukan kegiatan hari ini,” ujarnya.

Mantan Wakapolri tersebut menegaskan, sebagai warga Blora tentunya sangat berkepentingan melihat warga Blora dalam urusan pangan.

Terlebih di Blora, kalau musim hujan banjir, sedangkan saat musim kemarau tak ada air.

"Sudah disampaikan bahwa kita untuk membangun ketahanan pangan sudah sejak lama kita konsen kesana. Karena itu kami dengan teman-teman Kepolisian, saya izin Pak Kapolri untuk melaksanakan kegiatan hari ini.

Tentunya bukan hanya tanam padi, mudah-mudahan ada investor lain yang bisa mendukung terwujudnya ketahanan pangan di kabupaten Blora," tambahnya. (tos/ali/amr/izza).

Editor : Syaiful Amri
#Wakil Menteri Pertanian #Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan #kunjungan kerja #blora