BLORA, RADARPATI.ID - Rumah milik warga Desa Kemiri, Kecamatan Kunduran ludes terbakar kemarin.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, tetapi kerugian capai ratusan juta rupiah.
Insiden ini bermula dari ledakan listrik yang diduga mengalami korsleting listrik lalu merembet ke rumah yang banyak bahan plastik.
Kapolsek Kunduran AKP Kumaidi mengatakan, peristiwa kebakaran itu terjadi sekitar pukul 03.00.
Kebakaran bermula ketika tetangga korban mendengar suara seperti ledakan keras.
“Yang terbakar itu rumah warga milik Suhartono warga Dukuh Doyok, Desa Kemiri. Tetangga korban setelah mendengar suara ledakan itu keluar rumah dan kobaran api sudah membesar,” ujarnya.
Ia menjelaskan, setelah itu tetangga korban langsung berteriak meminta tolong lantaran adanya kebakaran rumah.
Salah seorang warga yang membantu akhirnya melaporkan peristiwa pada pemadam kebakaran.
“Lalu sekitar pukul 04.30, tiga unit kendaraan damkar datang dari pos Ngawen dan Blora. Mencoba untuk memadamkan dan mendinginkan korbaran api, namun kondisi rumah sudah terbakar habis,” ucapnya.
Adapun barang-barang milik korban yang ikut terbakar, di antaranya 3 unit genset, perlengkapan tratak dan dekorasi, 100 set kursi meja plastik, TV, kulkas, dan alat elektronik lainnya, serta dagangan toko (sembako).
“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, hanya saja kerugian material yang diderita korban cukup besar yakni mencapai Rp 300 juta. Kami menerima informasi lengkap berdasarkan keterangan dari korban dan saksi, kebakaran tersebut diduga dari korsleting listrik,” tuturnya. (ari/ali/amr/cori).
Editor : Syaiful Amri