BLORA, RadarPati.ID – Calon Bupati Blora Arief Rohman sungkem kepada kedua orang tua sebelum salurkan hak pilih.
Ia meminta restu di kediaman orang tuanya. Yakni di Pondok Pesantren (Ponpes) An Nur Seren.
Yang terletak di Jl. Raya Kamolan - Banjarejo dukuh Seren, Desa Sendangwungu, Kecamatan Banjarejo.
Arief selaku petahana, sempat cuti dua bulan selama masa kampanye.
Barulah sejak Senin, 25 November lepas cuti dan menjalani tugas sebagai Bupati. Sehingga ia kembali menempati rumah dinas.
Ia datang rombongan dari rumah dinas bersama anak dan istri. Tiba di kediaman orang tua pukul 08.00. Arief Rohman mengenakan baju putih dengan peci hitam. Dan celana hitam.
Sementara istrinya, Ainia Shalichah memakai kerudung crime bermotif bunga. Dan gamis putih.
Setibanya di rumah orang tua, mereka kemudian sarapan bersama. Dan dilanjutkan dengan sungkeman.
Terlihat kedua orang tua Arief Rohman, KH Ali Muchdor dan Hj. Sulini dari ndalem kemudian keluar.
KH Ali Muchdor mengenakan baju yang juga dominan putih dan peci putih.
Serta bersarung kemerahan. Sementara Hj. Sulini mengenakan kerudung hijau dengan gamis hitam.
Kedua orang tua Arief Rohman itu kemudian duduk di kursi ruang tamu. Menghadap ke selatan.
Kemudian Arief Rohman bersama istri serta anaknya bergantian sungkem. Suasana haru seketika menyeruak.
Arief Rohman menyebut sebelum ke TPS untuk memilih, ia sempatkan meminta doa restu orang tua.
"Saya istri dan anak sungkem dulu dengan ayah dan ibu saya minta doa restu," imbuhnya.
Ia meminta doa kepada kedua orang tuanya agar dalam kontestasi kali ini diberi kemenangan. Sehingga bisa kembali memimpin Kabupaten Blora.
"Semoga berkah, manfaat bagi kabupaten Blora," tuturnya. (tos/him)