BLORA, RADARPATI.ID - Siswa-siswi pamerkan hasil belajar dengan memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) dalam bentuk gambar di perpustakaan kemarin (31/10).
Interaksi pelajar dengan kecerdasan buatan tersebut mulai diinisiasi baru-baru ini di beberapa lembaga pendidikan di Blora.
Rifat, siswa SMP Al Ittihad Cepu mengaku mulai tertarik dengan dunia gambar saat dikenalkan oleh gurunya teknologi AI.
Salah satu yang dibuat yakni puisi, naskah cerpen dan lukisan yang digambar menggunakan aplikasi.
“Saya belajar AI itu baru-baru ini di pondok, pertama kali belajar AI,” ujarnya.
Dari pengenalan itu, dirinya mengenal Chat GPT.
Beberapa tool yang diajarkan mulai diterapkan oleh siswa.
Termasuk menggambar menggunakan AI.
Caranya pun menurutnya cukup mudah, dengan memasukan kata ke Image Creator atau BING AI.
“Mudah dengan AI, saya jadi tertarik mempelajari lebih dalam,” katanya.
Kepala SMK 2 Muhammadiyah Cepu Zainal Arifin mengaku, sekolahnya menjadi salah satu pionir pengembangan AI di wilayah Blora.
Karena pertama kali yang diakui mendapat sertifikat AI dari nasional.
“Saya kira kesempatan juga peluang bagi SMK di wilayah Blora, terutama bagi anak-anak didik kami,”ucapnya.
Zainal mengatakan, pengembangan AI di sekolah dimulai Juli akhir. Pengembangan mulai dilakukan, selain mengajak sekolah lain, pihaknya menggandeng komunitas AI provinsi, dan Pemerintah Desa Doplang.
“Diantara produk AI yang dikerjakan yakni lukisan dan pengembangan batik menggunakan AI,” jelasnya.
Ketua Forum Kreator Era AI (FKEAI) Provinsi Jawa Tengah Gunawan Trihantoro menyampaikan, sinergi dan kolaborasi antar institusi, kelompok, komunitas penting dilakukan di tengah perkembangan AI.
Tanpa adanya hal tersebut, menurutnya tidak akan terjadi kemajuan.
“Teknologi saja berkolaborasi, apalagi kita sebagai manusia,” katanya. (ari/ali/amr/cori)
Editor : Syaiful Amri