BLORA, RADARPATI.ID - Dinas Pendidikan Kabupaten Blora mencatat sebanyak 942 guru pendidikan anak usia dini (PAUD) belum bergelar sarjana strata 1 atau S1.
Rinciannya sebanyak 507 guru PAUD
lulusan SMA, 43 guru lulusan DIII dan 392 guru masih proses kuliah.
Kepala Bidang Pendidikan Masyarakat dan Pendidikan Anak Usia Dini Tulus Prasetyono
mengatakan, banyaknya guru PAUD yang belum memenuhi kualifikasi dan kompetensi itu jadi perhatian khusus Dinas Pendidikan Blora.
Kualifikasi guru PAUD itu lulusan terakhir S-1 dan D IV ditambah memiliki sertifikat pendidik.
"Di Kabupaten Blora itu totalnya ada 2.628 tenaga pendidik di PAUD. Sebanyak 942 guru yang belum memenuhi kualifikasi dan 1.686 tenaga pendidik yang sudah S1 dan S2," jelasnya.
Ia menambahkan, untuk gaji guru PAUD saat ini tergantung dari sekolah dan lembaga masing-masing.
Ditambah dari dinas ada tambahan kesejahteraan rakyat (kesra).
"Untuk lulusan SMA itu dapat Rp 250 ribu per bulan dan lulusan S1 itu Rp 300 ribu per bulan. Gaji juga dibayarkan selama tiga bulan sekali. Tahun ini guru yang menerima kesra ada 1.622 guru," ucapnya.
Ia menjelaskan, sebanyak 59 guru pegawai negeri sipil (PNS) sudah terverifikasi dan 614 guru non PNS sudah terverifikasi.
Sementara guru non PNS yang belum terverifikasi sebanyak 1.978.
"Meskipun belum semuanya guru PAUD menerima bantuan kesra. Pihaknya bakal memberikan bantuan beasiswa untuk guru PAUD melanjutkan Strata 1," ujarnya. (ari/ali)
Editor : Abdul Rochim