Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Puluhan Tahun, Pria Asal Kamolan Blora Hidup Tanpa Listrik, Ini Kisahnya

Arif Fakhrian Khalim • Sabtu, 3 Agustus 2024 | 10:38 WIB
PASANG PETROMAKS : Setiap malam, Daripada bersahabat dengan lampu ublik yang meneranii dalam rumahnya. (ARIF FAKHRIAN KHALIM/RADARPATI.ID)
PASANG PETROMAKS : Setiap malam, Daripada bersahabat dengan lampu ublik yang meneranii dalam rumahnya. (ARIF FAKHRIAN KHALIM/RADARPATI.ID)

BLORA, RADARPATI.ID - Zaman modern ini, manusia tak ada habisnya bergantung dengan sumber daya listrik.

Namun, tak berlaku bagi Mbah Daripan, pria asal Desa Kamolan, Kecamatan Blora itu sudah puluhan tahun hidup tanpa listrik. Padahal, lokasi tempat tinggalnya tak jauh dari Kota Sate itu.

Daripan mengatakan, setidaknya sejak tahun 90-an dirinya hidup tanpa listrik dan penerangan. Ia hidup sebatang kara di rumah peninggalan orang tua nya.

‘’Kulo teng mriki mpun dangu mas (saya disini sudah lama mas). Sejak 90-an sudah disini, ngerawat orang tua,’’ jelas pria kelahiran 1965 itu.

Ia mengaku sempat mendapat jaringan listrik. Namun hanya sekejap, setelah Covid mewabah. Padahal, ia menyebut rumah nya tak jauh dari pusat kota.

‘’Selama ini nggih mengandalkan cahaya lampu uplik di malam hari,’’ tuturnya.

Daripan mengaku sudah mengajukan bantuan listrik gratis ke PLN, tetapi sejauh ini masih belum ada kejelasan bantuan tersebut.

Ia berharap segera mendapat bantuan listrik gratis dari PLN untuk mempermudah aktivitas sehari-hari.

Ia juga mengatakan, dirinya termasuk salah satu warga miskin di desanya. Sehari-hari, ia hanya menggarap lahan sawah peninggalan orang tuanya yang berada di belakang rumahnya, sementara istrinya adalah seorang pedagang keliling.

‘’Nggih pandongane mas, mugi-mugi diparingi listrik kalih pemerintah (Iya minta doanya mas, semoga diberi listrik sama pemerintah),’’ ucapnya.

Direktur PLN Blora Setyo Karminto mengaku sudah mendapat laporan dari warga tersebut. Minggu depan akan diagendakan untuk survei lokasi rumah.

Kemudian dari teman-teman akan mengagendakan untuk mendapat bantuan listrik gratis.

"Mungkin awal Agustus akan diusulkan anggarannya. Namun, terbatasnya jaringan listrik yang hanya 100 meter akan kami titipkan di rumah terdekat," ucapnya. (ari/ali)

Editor : Alfian Dani
#Asal #pria #puluhan tahun #kamolan #blora #hidup tanpa listrik