Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Usia 25-35 Tahun Rerata Tak Tamat SMP, DPRD Blora Dorong Ikut Sekolah Kesetaraan

Arif Fakhrian Khalim • Kamis, 25 Juli 2024 | 12:10 WIB
BAHAGIA: Siswa-siswi SDN Cabak Cepu menyebrang jalan raya setelah pulang sekolah, kemaren. (ARIF FAKHRIAN KHALIM/RADARPATI.ID)
BAHAGIA: Siswa-siswi SDN Cabak Cepu menyebrang jalan raya setelah pulang sekolah, kemaren. (ARIF FAKHRIAN KHALIM/RADARPATI.ID)

BLORA, RADARPATI.ID – Rata-rata lama sekolah penduduk di Kabupaten Blora masih rendah. Hanya 7,08 tahun atau paling lama sekolah hanya ditempuh hingga kelas VII SMP atau hanya tamat SD. Rerata mereka saat ini berusia 25 sampai 35 tahun.

Intervensi mulai dilakukan dengan mengajak penduduk yang sudah tak sekolah itu, mengambil sekolah kesetaraan Paket B dan C.

DPRD mendorong agar angka lama sekolah bisa lebih tinggi untuk memicu kenaikan indeks kenaikan indeks pembangunan manusia (IPM).

Sekretaris Dinas Pendidikan Blora Nuril Huda mengatakan, angka lama sekolah masih 7,08 tahun itu, didapat dari survei Badan Pusat Statistik (BPS).

Dengan responden rentang usia 25 hingga 35 tahun. Data tersebut bisa dibaca, bahwa rerata penduduk di Kota Sate tamatan pendidikan terakhir SMP.

”Kami juga sudah mendata lama sekolah penduduk. Mereka yang tidak tamat SMP kami dorong untuk medapatkan Paket B dan untuk SMA ikut Paket C,” ujarnya.

Ia menegaskan, gerakan kembali ke sekolah terus digencarkan. Termasuk penduduk yang berusia 25 hingga 35 tahun.

Saat ini pihaknya masih melakukan pendataan dan verifikasi jumlah yang telah mengikuti program sekolah kesetaraan.

Menurutnya, dengan gerakan tersebut, angka lama sekolah penduduk bisa naik. Termasuk menaikan IPM yang akhir tahun lalu naik 0,68 poin.

”Termasuk salah satu indikator angka IPM yang akhir tahun lalu berjumlah 70,68 poin,” ucapnya.

Sementara untuk penduduk yang masih berusia SD dan SMP, saat ini juga didorong untuk tetap melanjutkan sekolah hingga SMA. Dari data yang dimiliki, angka harapan sekolah 12,57 tahun.

Baca Juga: Sukolilo Jadi Desa Wisata Baru Bersama Lima Desa Lainnya, Begini Potensinya

”Untuk harapan sekolah ini yang masih menempuh pendidikan, harapannya setara dengan SMA,” katanya.

Anggota Komisi D DPRD Blora Achlif Nugroho Widi Utomo mendorong agar lama sekolah penduduk bisa meningkat.

Dengan intervensi yang dilakukan pemkab, ia optimistis bisa berdampak pada kenaikan IPM yang tahun ini meningkat 0,68 poin. (ari/lin/ade)

Editor : Alfian Dani
#Sekolah Kesetaraan #usia 35 tahun #DPRD Blora #smp #Sampai #dorong #Usia 25 Tahun #rerata