Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Segera! Jalur Kereta Blora – Cepu Bakal Dihidupkan

Arif Fakhrian Khalim • Selasa, 25 Juni 2024 | 00:24 WIB
PERENCANAAN: Kondisi ramai penumpang kereta api di Stasiun Cepu. Pemkab Blora bakal reaktivasi jalur Blora – Cepu. (ARIF FAKHRIAN KHALIM/RADAR KUDUS)
PERENCANAAN: Kondisi ramai penumpang kereta api di Stasiun Cepu. Pemkab Blora bakal reaktivasi jalur Blora – Cepu. (ARIF FAKHRIAN KHALIM/RADAR KUDUS)


BLORA, RADARPATI.ID - Pemerintah Kabupaten Blora semakin serius untuk mengaktifkan kembali jalur kereta api Blora-Cepu.

Pasalnya, untuk mendukung konsep Cepu Raya dalam konektivitas transportasi.

Warga yang menempati lahan diminta segera menyiapkan diri untuk berpindah.

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Blora A Mahbub Djunaidi mengatakan, sesuai rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Kabupaten Blora 2021 – 2026 di bidang transportasi.

Bappeda bersama Sekolah Tinggi Teknologi Ronggolawe (STTR) Cepu dan Alumni Departemen Teknik Elektro dan Informatika, Departemen Teknik Mesin dan Industri Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM), telah menyelesaikan pra studi kelayakan reaktivasi jalur KA Blora-Cepu dengan moda berbasis energi baru dan terbarukan (EBT).

"Pimpinan STTR bersama Tim Alumni FT UGM sudah menyampaikan gagasan reaktivasi jalur KA Cepu-Blora kepada Bupati Blora,’’ ujarnya.

Ia menjelaskan, Blora bagian dari kawasan Cepu Raya itu memiliki potensi ekonomi besar dari industri migas bumi di Blok Cepu dan Migas Nabati (Biomassa) di Kabupaten Blora.

Wilayahnya hampir 50 persen Perhutanan Perum Perhutani.

"Reaktivasi jalur KA Cepu-Blora ini sudah masuk dalam Rencana Induk Perkeretaapian Nasional (RIPNAS) 2018, sehingga juga dimasukkan dalam RJPMD Kabupaten Blora 2021 sampai 2026," jelasnya.

Ia mengatakan, jalur Cepu-Blora adalah tulang punggung konektivitas transportasi di Kabupaten Blora. Potensi perluasan jangkauan pelayanan hingga Bandara Ngloram dan Blora-Purwodadi serta Blora-Rembang.

"Elektrifikasi jalur kereta api semacam ini belum lama ini telah dilakukan di jalur kereta api Jogja-Solo oleh PT KAI DAOP 6, dengan jarak sekitar 60 km. Harga tiket per penumpang Rp.8.000. Dibandingkan dengan jarak Cepu – Blora yang hanya sekitar 35 km, mungkin nanti harga tiketnya sekitar Rp 5 ribu," tuturnya.

Dari sisi infrastruktur tenaga listrik untuk trem selain akan mengambil daya dari jaringan PT PLN, juga direncanakan untuk membangun sumber tenaga listrik EBT.

Dengan pola ini, akan dimungkinkan kemitraan dengan segenap pemangku kepentingan yang terkait.

"Meliputi PT KAI, Perum Perhutani, BUMD Transportasi Kabupaten Blora, BUMD Energi Kabupaten Blora, Investor, dan lain-lain," tuturnya. (ari/war/aua)

Editor : Achmad Ulil Albab
#kereta api #Segera #Cepu Raya #reaktivasi #blora