BLORA, RADARPATI.ID – Sekolah Dasar Negeri Tempelan, Kecamatan Blora Kota menggelar kegiatan tradisi Jawa yakni Gas Deso atau sedekah bumi.
Kegiatan tersebut ditujukan untuk pengenalan budaya Jawa kepada puluhan murid kelas I SDN Tempelan.
Ketua Parenting Wali Murid SDN Tempelan Ulva Fatiya Rosyida mengatakan pengenalan budaya kepada anak sejak dini itu Sesuai dengan program sekolah.
Yakni projek penguatan profil pelajar Pancasila (P5). Pengenalan budaya ini meliputi filosofi tradisi, makanan khas dan filosofi makanan.
"Kami dari paguyuban kelas I a,b,c dan d sepakat untuk mengambil tema kearifan lokal.
Pada saat ini kebetulan bertepatan dengan pelaksanaan tradisi gas deso di kelurahan Tempelan, jadi SDN Tempelan ikut memeriahkan dengan mengajak puluhan murid berbusana Samin," ujarnya.
Pihaknya berupaya memperkenalkan kepada anak-anak tradisi Blora dan mengenalkan makanan tradisional khas Blora yang hanya ada saat perayaan gas deso.
Yakni dumbek, pasung, tape dan Bugis.
"Kami sangat senang, anak-anak bisa menambah pengetahuan mereka dari kegiatan ini.
Mengenal filosofi dari tiap-tiap makanan yang disajikan pada kegiatan gas deso," ucapnya.
Dia berpendapat, mengenalkan budaya sejak dini penting dilakukan guna memupuk rasa bangga dan menanamkan kecintaan budaya sendiri pada anak-anak.
Sekaligus untuk nguri-uri budaya lokal.
Kepala Sekolah Sekolah Dasar Negeri Tempelan Sarwo mengaku senang dengan kegiatan pengenalan tradisi Jawa.
Jadi anak-anak kelas I biar tau apa itu gas deso atau sedekah bumi.
Hal itu penting dilekatkan pada diri anak supaya merasa bangga dan tidak terpengaruh budaya luar.
"Harapannya tentu saja anak-anak itu mempunyai kebanggaan dengan mempunyai tradisi gas deso.
Agar nanti ketika dewasa mereka bisa melestarikan kebudayaan asli Jawa ini," harapnya. (ari/him)
Editor : Abdul Rochim