Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Gencarkan Tanam Pohon, Lahan Kritis Sisa Seribu Hektare

Arif Fakhrian Khalim • Selasa, 5 Maret 2024 | 20:15 WIB
TANAM: Bupati Blora Arief Rohman menanam pohon untuk lestarikan alam belum lama ini.
TANAM: Bupati Blora Arief Rohman menanam pohon untuk lestarikan alam belum lama ini.

BLORA, RADARPATI.ID - Pemerintah Kabupaten Blora melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Blora menggencarkan penanaman pohon di sejumlah titik lahan kritis penghijauan.

Pasalnya, di Kabupaten Blora saat ini masih tersisa seribu hektare lahan yang dinyatakan kritis.

Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Keanekaragaman Hayati Dinas Lingkungan Hidup Blora Ary Suhartono mengatakan berbagai kegiatan dilakukan untuk mendukung program penghijauan dari Bupati Blora Arief Rohman yang dinamakan Blora Ijo Royo-royo.

Program itu ditujukan untuk semua desa yang mengirim surat kepada DLH ketika ingin mengagendakan penanaman pohon di desanya.

"Kami baru saja mengambil sebanyak 20 ribu bibit tanaman dari Kabupaten Jepara. Bibit tanaman itu 60 persen tanaman sahabat air dan buah. Sampai saat ini ada sekitar 30 desa yang sudah kami kirimkan bibit tanaman," ujarnya.

Dia menambahkan, diantaranya dari Desa Semampir, Jepon meminta 400 bibit tanaman dan di Kecamatan Cepu minta 75 tanaman embrio kayu putih.

Berbagai tanaman sudah disebar ke beberapa desa yang sudah mengirim surat permintaan bantuan tanaman.

Ditambah lagi ada sekitar 150 sekolah di Blora yang juga kami kirimkan bantuan tanaman untuk adiwiyata.

"Untuk tahun 2024 ini dari dinas pendidikan memberikan target sebanyak 150 sekolah yang mendapat gelar adiwiyata. Menindaklanjuti hal tersebut, DLH Blora membantu dengan mengirimkan puluhan hingga ratusan pohon untuk di tanam dan dirawat di sekolahnya," ucapnya.

Ary menambahkan, adanya program Blora Ijo Royo-royo itu dapat mengurangi jumlah lahan kritis di Kota Sate.

Sebab, baru-baru ini ada fenomena El Nino yang mengakibatkan banyak lahan warga yang terdampak dari mulai pertanian dan perkebunan.

"Pada 2023 lalu tercatat lahan kritis di Blora ada sekitar 17 ribu hektare. Namun setelah satu tahun berjalan, Alhamdulillah sudah tersisa seribu hektare yang terdata sebagai lahan kritis," jelasnya (ari/him/amr)

 

GOL PEMBUKA: Irfan Jaya saat melesakkan gol pembuka ke gawang Barito Putera (4/3/2024)
GOL PEMBUKA: Irfan Jaya saat melesakkan gol pembuka ke gawang Barito Putera (4/3/2024)
Photo
Photo
Editor : Syaiful Amri
#penghijauan #Bupati Blora Arief Rohman #blora