BLORA, RADARPATI.ID - Kerja keras Bupati Blora Arief Rohman dalam sektor wisata cukup sukses.
Dengan mengandalkan sosial media dalam program kerjanya Dolan mBlora, terbukti setiap tahun jumlah wisatawan yang datang ke Blora selalu mengalami peningkatan.
Bahkan, jumlah peningkatannya tidak bisa dikatakan sedikit.
Kepala Bidang Pariwisata Yeti Romdonah menjelaskan pada tahun 2021 tercatat jumlah kunjungan wisata ke Blora hanya 300.559 orang.
Jumlah tersebut tidak dapat memenuhi target kunjungan 2021 sebanyak 375.517.
Tidak tercapainya target disebabkan adanya virus Covid 19 pada saat itu.
"Namun, sejak berakhirnya Covid 19 kunjungan wisata di Blora mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Pada tahun 2022, Dinporabudpar menargetkan kunjungan wisatawan sebanyak 386.441 orang. Mengejutkannya, target tersebut melebihi dari target sebanyak 538.790 kunjungan," ujarnya.
Sedangkan untuk target di 2023 ini, dari Dinporabudpar menargetkan sebanyak 386.441 kunjungan.
Dengan segala upaya dan kerja keras Bupati Blora Arief Rohman dan jajarannya, pada 2023 jumlah kunjungan wisatawan ke Blora semakin bertambah sebanyak 813.607 orang.
Mengingat pada tahun itu, Kabupaten Blora memfokuskan programnya pada sektor wisata salah satunya desa wisata.
"Angka wisatawan yang berkunjung ke Blora ini banyak mengalami peningkatan. Berkat dibantu oleh media sosialnya bupati dalam mempromosikan wisata dan desa wisata yang bisa meningkatkan kunjungan itu," ucapnya.
Terdapat banyak wisata yang mengalami banyak peningkatan kunjungan.
Di antaranya Noyo Gimbal View, bukit serut, goa terawang hingga wisata budaya.
Potensi kearifan lokal yang terbatas di Blora dengan tidak adanya pantai ataupun gunung.
Bupati Blora Arief Rohman mampu menciptakan inovasi pariwisata di desa wisata.
"Program Dolan mBlora dan semua wisatanyang ada sangat terbantu dengan adanya bantuan sosial media bupati. Ditambah lagi, bupati sangat senang berwisata dan memamerkan potensi-potensi wisata di daerahnya," tuturnya. (ari/war/amr)
Editor : Syaiful Amri