Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Perempuan di Blora Ditodong dengan Senjata Tajam, Uang Rp 15 Juta Digasak

Arif Fakhrian Khalim • Rabu, 21 Februari 2024 | 19:28 WIB
SYOK: Korban begal di dekat SMPN 3 Kunduruan terlihat syok saat ditolong warga kemarin.
SYOK: Korban begal di dekat SMPN 3 Kunduruan terlihat syok saat ditolong warga kemarin.

BLORA, RADARPATI.ID - Desi, warga Desa Karanggeneng RT 1, RW 2, menjadi korban pembegalan. Uang Rp 15 juta digasak begal.

Kemarin korban ditemukan warga tergeletak di pinggir jalan di dekat SMP 3 Kunduran.

Suprihatin, salah satu warga Desa Karanggeneng yang juga tetangga korban mengatakan, Desi bersama anaknya yang berusia sekitar satu tahun ingin mengambil uang di salah satu bank BUMN.

"Korban pagi itu pergi ke bank dengan anaknya yang masih digendong. Setelah ambil uang dari bank, korban pulang dengan membawa uang yang ditaruh di setir bagian kiri," ujarnya.

Dia menambahkan, korban tidak sadar kalau sedang dibuntuti oleh dua orang begal yang tidak diketahui identitasnya.

Setelah sampai di dekat SMP Negeri 3 Kunduran, korban ditodong pisau oleh pelaku dan uang Rp 15 juta dirampas.

"Jarak bank dari lokasi dibegal itu cukup jauh. Hampir tiga kilometer. Posisi TKP juga saat jam 11 siang sepi, karena kanan kiri itu sawah. Begal yang saat itu membuntuti dari awal langsung melakukan aksi di tengah siang bolong gini," ucapnya.

Korban yang saat itu sedang menggendong anaknya sambil mengendarai motor, lantas kaget dan syok.

Sebab, begal menodongkan pisaunya ke arah anaknya.

Lokasi kejadian yang jauh dari pemukiman membuat korban kebingungan dan merelakan uangnya untuk diambil.

"Korban bawa anak bayinya yang masih digendong. Saat itu dia tidak berani ambil risiko saat begal menyodorkan pisau ke tubuh anaknya. Lalu warga datang dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kunduran," jelasnya.

Kasatreskrim Polres Blora AKP Slamet menjelaskan, pihaknya sudah menerima laporan adanya begal di siang hari itu.

Tim dari kepolisian juga akan mendalami kasus ini dengan melihat beberapa bukti dari CCTV di jalanan untuk memantau identitas korban.

"Tim resmob dan reskrim Polsek Kunduran sudah ada di lokasi kejadian. Untuk kelanjutannya nanti akan kami kabari," ucapnya.(ari/ali/amr)

PROTES: Caleg DPRD Sampang Aulia Rahman (kanan) mengadukan dugaan penyimpangan pemilu di kantor Bawaslu Sampang, Selasa (20/2). (JUNAIDI PONDIYANTO/JPRM)
PROTES: Caleg DPRD Sampang Aulia Rahman (kanan) mengadukan dugaan penyimpangan pemilu di kantor Bawaslu Sampang, Selasa (20/2). (JUNAIDI PONDIYANTO/JPRM)
Editor : Syaiful Amri
#kriminalitas #Polres Blora #kamtibmas #blora