BLORA, RADARPATI.ID – Dua jembatan di Desa Gembyungan, Randublatung rusak parah.
Kondisi itu terjadi lantaran hujan deras beberapa waktu lalu yang menggerus sayap jembatan.
Kepala Desa Gembyungan Yanto menyebut saat ini kedua jembatan itu kondisinya parah.
Karena sebagian sayap jembatan ambrol ke bawah. Sehingga kendaraan roda empat tak bisa melintas.
"Hanya roda dua yang bisa melintas. Kalau dari dua arah ya harus bergiliran yang melewati," tambahnya.
Menurutnya longsor terjadi saat malam hari.
Kala hujan deras beberapa waktu lalu. Yang mengakibatkan kenaikan volume sungai.
Hingga mengikis bagian sayap jembatan.
Dengan kondisi tersebut warga bergotong-royong sebisanya sebagai penyangga agar bisa dilewati.
Dengan menggunakan bambu, kayu, dan pasir.
"Sebab, kalau tidak disangga akan ada 100 KK yang terjebak di seberang sungai," ucapnya.
Pihaknya sudah melaporkan ke pihak terkait dan merundingkan ke Camat Randublatung untuk mitigasi dari banjir susulan.
Sebab akan ada warga yang terjebak jika jembatan sampai terputus.
Kasi Trantib Kecamatan Randublatung Sugiyanto mengatakan pihaknya telah melakukan pendataan dan pelaporan.
Dan segera akan dilakukan penindakan terhadap amblesnya jembatan itu.
"Saat ini kondisi jembatan sudah diusahakan untuk steril dari lalu lalang kendaraan berat. Sebab diameter longsoran yang luas menakutkan untuk jembatan putus," tuturnya. (tos/ali/amr)
Editor : Syaiful Amri