BLORA, RADARPATI.ID - Memasuki hari kedua di masa tenang Pemilu 2024, Bawaslu dan petugas gabungan menyisir sejumlah titik untuk mengecat ulang tembok yang digunakan untuk alat peraga kampanye (APK).
Komisioner Bawaslu Blora Lulus Mariyonan mengatakan, pada masa tenang di hari kedua ini terbagi menjadi dua tim yang terdiri dari Bawaslu, satpol pp dan dinrumkimhub dengan mengarah ke timur dan barat.
Pihaknya berfokus untuk melakukan pencopotan alat peraga kampanye (APK) yang berada di ketinggian dan menghapus yang bersifat mural.
"Hari ini kami usahakan untuk bersih tidak ada APK. Dua tim itu kita mulai dari depan SMAN 1 Blora, pasar lama dan perempatan biandono. Setelah itu menuju ke arah Ngawen dan Kunduran," ujarnya.
Dia menambahkan, ada beberapa titik yang anggota panwascam kesulitan untuk membersihkan.
Contoh seperti mural itu pihaknya membawa cat putih untuk pembersihan.
"Pada prinsipnya dalam masa tenang ini tidak ada kampanye. Sekalipun berbentuk murah harus dibersihkan," ucapnya.
Ketua Bawaslu Blora Andyka Fuad Ibrahim mengatakan, pada masa tenang pemilu ini pihaknya telah menginstruksikan jajarannya untuk membersihkan APK yang berseliweran.
"Total ada 26.264 alat peraga kampanye yang telah dibersihkan pada hari pertama masa tenang. Pada hari kedua ini fokus untuk baliho besar dan murah. Untuk jumlah masih dalam proses, karena jajarannya masih patroli," ucapnya.
Sebanyak 26.264 buah APK yang dibersihkan tersebut tersebar di 16 kecamatan yang berada di Kabupaten Blora.
Berikut rincianya :
Kecamatan Blora sebanyak 2.876 buah
Jepon sebanyak 1.811 buah
Jiken sebanyak 1.210 buah
Bogorejo sebanyak 2.712 buah
Japah sebanyak 963 buah
Jati sebanyak 891 buah
Banjarejo sebanyak 1.996 buah
Ngawen sebanyak 1.825 buah.
Todanan sebanyak 2.126 buah
Kunduran sebanyak 2.181 buah
Kedungtuban sebanyak 1.789 buah
Kradenan sebanyak 917 buah
Tunjungan sebanyak 1.536 buah
Cepu sebanyak 1.050 buah
Sambong sebanyak 962 buah dan
Randublatung sebanyak 1.419 buah. (ari/him/ark)
Editor : Syaiful Amri